KITAINDONESIASATU.COM – Pertarungan Leeds United yang menjamu Liverpool bukan sekedar pertarungan biasa, akan tetap menjadi pertarungan penting yang menyangkut masa depan pelatih Arne Slot.
Performa buruk Liverpool akan membuat suram masa depan Arne Slot untuk bisa bertahan di klub berjuluk The Reds ini.
Bahkan The Reds kembali gagal meraih kemenangan, masa depan Arne Slot di Anfield diyakini hampir mencapai titik akhir.
Arne Slot kini pusing memecahkan masalah serangan saat performa Alexander Isak dkk menurun, di sisi lain masa depan Mohamed Salah tidak pasti, sementara Leeds United menunggu dengan penuh semangat di Elland Road.
Perjalanan Leeds United ke Elland Road akhir pekan ini tampaknya akan menjadi ujian besar bagi pelatih Arne Slot, bukan hanya karena tekanan poin tetapi juga karena pergulatan internal klub.
Fokus semua kritik tertuju pada Alexander Isak yang merupakan pemain termahal Liverpool yang kini sedang mengalami kesulitan berintegrasi.
Statistik dari Sky Sports misalnya telah mengungkap kenyataan yang pahit dan mengkhawatirkan, selama Isak di Liverpool hanyalah bayangan dirinya sendiri dibandingkan dengan masa-masanya di Newcastle.
Rata-rata sentuhan setiap pertandingannya turun dari level 33,2 menjadi 17,1 dan tembakan serta peluangnya juga menurun drastis.
Striker asal Swedia ini tampaknya kurang fokus dengan sistem baru, sehingga ia hanya mencetak satu gol melawan tim besar dalam kurun waktu 7 bulan terakhir.
Menghadapi gelombang kritik yang ditujukan kepada murid kesayangannya, Arne Slot terpaksa membela diri dengan argumen yang cukup keras dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Ahli strategi asal Belanda itu membantah bahwa di Liga Primer para penyerang tidak perlu terlalu banyak menyentuh bola, asalkan mereka tahu cara menghabisi lawan.
Ia mengutip fakta bahwa Isak hanya menyentuh bola rata-rata 22 kali per pertandingan di Newcastle untuk membenarkan kehilangannya dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun, para ahli mengatakan masalahnya bukan hanya pada Isak secara pribadi, tetapi juga pada pasokan bola.
Peran Joe Gomez baru-baru ini di sayap kanan telah mengurangi kemampuannya dalam mengumpan bola, membuat Isak kekurangan pasokan bola.
Kembalinya Conor Bradley yang tepat waktu akhir pekan ini diharapkan menjadi kunci untuk membuka potensi sang penyerang Swedia tersebut.
Mantan pemain Gary Neville tidak ragu berkomentar bahwa Leeds memainkan sepak bola pria sejati, menggunakan kekuatan fisik dan tekad untuk mengubah pemain Chelsea menjadi anak-anak.
Di bawah asuhan Daniel Farke, formasi 3-5-2 Leeds berjalan mulus, siap mencekik lini tengah lawan dengan tekel-tekel tanpa kompromi.
Neville memperingatkan bahwa jika Liverpool tidak siap secara fisik dan mental, mereka bisa ditelan oleh Leeds dikandang Elland Road.
Dalam konteks Liverpool hanya memenangkan 1 dari 5 pertandingan terakhirnya di Liga Premier dan pertahanan mereka terus-menerus menunjukkan kelemahan, hasil imbang mungkin merupakan tujuan paling realistis bagi Arne Slot dan timnya saat ini.
Prediksi hasil seri 2-2 bukan tanpa dasar, mengingat Liverpool punya daya gedor yang kuat namun rapuh, sedangkan Leeds punya keunggulan kandang dan semangat juang yang tak tergoyahkan seperti dalam laga menghabisi Chelsea 3-1.
Pertandingan ini bukan hanya perebutan 3 poin, tetapi juga ujian berat bagi ambisi dan keberanian Arne Slot, setelah menghadapi banyak tekanan di turnamen terberat di planet ini. **

