News

Komplotan Ganjal ATM Beraksi di Bekasi, Rekening Korban Terkuras Habis

×

Komplotan Ganjal ATM Beraksi di Bekasi, Rekening Korban Terkuras Habis

Sebarkan artikel ini
GANJAL
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Polres Metro Bekasi Kota tengah memburu komplotan pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM yang beraksi di sebuah minimarket di Jalan Nangka Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan laporan dari korban sudah diterima dan kasusnya langsung diusut.

“Masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Rabu (3/12).

Korban berinisial EI (52) mengaku raib Rp109 juta dari rekeningnya—uang yang rencananya dipakai untuk merenovasi rumah.

Baca Juga  Simak Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Makassar Jumat, 9 Januari 2026

Peristiwa bermula ketika EI hendak menarik uang di ATM BRI, Rabu (19/11). Saat tiba di lokasi, ia melihat seorang perempuan mengeluh kartunya tak bisa masuk. EI mencoba sendiri dan mengalami hal serupa.

Tak lama, seorang pria muncul menawarkan bantuan. Ia memasukkan kartu korban ke mesin. EI sempat mengetik PIN, namun dua kali gagal dan akhirnya memutuskan pulang.

Beberapa jam kemudian, EI terpaku kaget melihat saldo rekeningnya terkuras melalui M-Banking. Ada 13 transaksi mencurigakan, termasuk transfer ke tiga rekening berbeda dan penarikan tunai. Total Rp109 juta ludes, hanya tersisa Rp305 ribu.

Baca Juga  Ternyata Ini Penyebab Peternak Sapi Perah Buang-buang Susu

Keesokan harinya, EI mendatangi kantor BRI. Di sana terungkap, kartu ATM yang ia pegang ternyata bukan miliknya — diduga ditukar pelaku saat di ATM.

CCTV di lokasi ikut menguatkan dugaan itu. Rekaman memperlihatkan dua pria mencurigakan masuk ke mobil yang sama, diduga kuat bagian dari komplotan.

EI langsung melapor ke Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (21/11). Polisi kini fokus memburu pelaku dan membongkar jaringan ganjal ATM tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *