News

Semeru Mencekam: 32 Gempa Guguran dalam Hitungan Jam

×

Semeru Mencekam: 32 Gempa Guguran dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini
dukono
Dok. Gunung Semeru kembali erupsi.

KITAINDONESIASATU.COM – Gunung Semeru kembali menggeliat dan memamerkan aktivitas vulkanik yang semakin tak bisa dianggap enteng. Dalam rentang enam jam saja, mulai Kamis pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami 32 kali gempa guguran yang menandakan intensitas pergerakan material vulkanik dari perut bumi meningkat drastis.

Menurut laporan tertulis Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, gempa-gempa tersebut memiliki amplitudo antara 3–16 mm dengan durasi yang mencapai 69–108 detik.

Tak berhenti di situ, Semeru juga memuntahkan 25 kali gempa letusan atau erupsi dengan kekuatan amplitudo lebih besar, berkisar 10–22 mm, dan durasi 71–141 detik. Aktivitas ini menjadikan kawasan sekitar terasa semakin rawan.

Yadi juga menyebut adanya satu gempa embusan dengan amplitudo 3 mm berdurasi 67 detik, serta satu gempa tektonik jauh yang amplitudonya mencapai 30 mm dengan jeda S–P 21 detik dan durasi gempa mencapai 77 detik, mengindikasikan adanya dinamika dari sumber yang lebih dalam.

Pengamatan visual menunjukkan kondisi puncak Semeru sempat terlihat jelas sebelum kemudian terselimuti kabut. Asap kawah tidak terpantau keluar, namun cuaca berkabut, mendung, dan hembusan angin yang bergerak pelan ke arah utara, tenggara, dan selatan memperlihatkan suasana yang semakin mencekam di sekitar gunung.

Karena intensitas aktivitas yang meningkat tajam ini, status Gunung Semeru akhirnya dinaikkan menjadi Awas atau Level IV sejak Rabu (19/11) pukul 17.00 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung merilis serangkaian rekomendasi keras demi keselamatan warga.

Masyarakat dilarang keras beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 20 km, karena kawasan tersebut dianggap paling berbahaya sebagai jalur utama luncuran awan panas dan aliran lahar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *