KITAINDONESIASATU.COM- Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam menjaga keterbukaan informasi publik. Langkah ini menjadi wujud nyata upaya Pemkot Bogor untuk memastikan setiap kebijakan dan program dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat di era digital.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menuturkan bahwa keterbukaan informasi merupakan kunci terciptanya pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik se-Jawa Barat, yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat di Mini Teater UPTD PLDDIG Diskominfo Provinsi Jawa Barat (Jabar Command Center), Jalan Diponegoro No.22, Kota Bandung, Jumat 7 November 2025, Kemarin.
Menurut Denny, Pemkot Bogor bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor telah melakukan ekspose keterbukaan informasi publik sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi terhadap pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini Pemkot Bogor sudah melakukan ekspose terkait keterbukaan informasi publik yang dinilai langsung oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat,” ujar Denny.
Ia menegaskan bahwa komitmen Pemkot Bogor terhadap keterbukaan informasi publik bukan sekadar wacana, melainkan telah dibuktikan melalui capaian predikat Badan Publik Informatif dengan nilai 94,07 yang diraih pada tahun 2024 lalu.
“Kami menegaskan prinsip informasi yang valid, mutakhir, dan mudah diakses sebagai budaya kerja dalam setiap penyampaian informasi publik,” tegas Denny.
Denny berharap Kota Bogor dapat terus mempertahankan predikat tersebut di tahun ini. Ia menyebut, tim penilai dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat turut memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya inovatif Pemkot Bogor dalam memperluas akses keterbukaan informasi publik.
“Saat ekspose tadi tim penilai memberikan apresiasi. Mudah-mudahan Kota Bogor bisa mempertahankan kategori informatif untuk tahun ini,” tuturnya.
