News

Raih Nilai 94,07: Begini Strategi Bogor Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif

×

Raih Nilai 94,07: Begini Strategi Bogor Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif

Sebarkan artikel ini
ipb
Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, bersama jajaran Diskominfo Kota Bogor saat mengikuti ekspose keterbukaan informasi publik yang dinilai langsung oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. (KIS/ist)

Denny juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Diskominfo Kota Bogor yang terus menjaga kualitas pelayanan informasi publik dengan semangat kolaboratif dan inovatif.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Bogor, Dian Intannia Lesmana, menjelaskan bahwa Pemkot Bogor tidak hanya berfokus pada peningkatan transparansi, tetapi juga memastikan keterbukaan informasi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah kehadiran fitur Inklusi Netra untuk Aduan dan Respon Warga (INARA) – layanan pengaduan berbasis suara yang dirancang untuk memudahkan penyandang tunanetra dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun permohonan informasi publik tanpa hambatan visual.

“INARA adalah layanan pengaduan berbasis suara yang dirancang untuk memudahkan penyandang tunanetra dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, atau permohonan informasi publik tanpa hambatan visual,” ungkap Dian.

Tak hanya itu, Diskominfo juga terus mengembangkan sistem digital terpadu Bogor Single Window (BSW) yang telah terintegrasi dengan berbagai layanan publik di lingkungan Pemkot Bogor – mulai dari pengajuan hibah, program keluarga harapan, hingga akses bantuan sosial lainnya.

Menurut Dian, langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bogor untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan di tengah perkembangan teknologi informasi.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, menjaga keseimbangan antara transparansi dan perlindungan data pribadi, serta terus berinovasi dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital,” pungkasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *