NewsBerita Utama

Akses Vital di Tulungagung Amblas Diterjang Longsor, Pemerintah Ngebut Lakukan Mitigasi

×

Akses Vital di Tulungagung Amblas Diterjang Longsor, Pemerintah Ngebut Lakukan Mitigasi

Sebarkan artikel ini
Tulung Agung
Di sejumlah titik di Kabupaten Tulungagung mengalami longsor. (Dok. BPBD Tulungagung)

KITAINDONESIASATU.COM – Malam mencekam melanda Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, setelah longsor besar memutus total jalur penghubung antara Desa Nyawangan dan Desa Picisan, Sabtu (1/11) malam. Akibatnya, ratusan warga kini terisolasi, dan aktivitas ekonomi lokal nyaris lumpuh.

Plt Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Agus Sulis, mengungkapkan pihaknya langsung turun ke lokasi melakukan mitigasi darurat serta kajian konstruksi untuk menentukan model perbaikan tebing dan jalan yang amblas terseret longsor.

“Kami masih melakukan kajian mendalam untuk menentukan penanganan teknis terbaik,” ujarnya.

Namun hingga kini, biaya perbaikan belum bisa dipastikan, mengingat skala kerusakan cukup parah. Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan BPBD Tulungagung untuk menyiapkan jalur alternatif aman bagi warga terdampak.

Camat Sendang, Husein, menuturkan putusnya jalur utama itu membuat warga dari Desa Picisan dan Dusun Putuk, Desa Nyawangan, yang biasanya menggunakan jalur itu untuk mengangkut hasil pertanian dan susu, kini harus memutar sejauh 10 kilometer. Kondisi ini, kata dia, memukul roda ekonomi warga.

Baca Juga  Layanan SIM Keliling Polres Bantul bulan April 2026 Setiap Selasa Kamis dan Sabtu, Simak Jadwalnya

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Pasaroan Nadeak menyatakan pihaknya telah menurunkan personel gabungan dari BPBD, Polsek Sendang, dan perangkat desa untuk memasang garis pengaman, memetakan ulang titik rawan longsor, serta memperingatkan warga agar tidak melintasi lokasi berbahaya.

“Kami pastikan keselamatan warga tetap jadi prioritas. Akses yang terputus ini segera kita pulihkan,” ujar Robinson. (*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *