Desa KitaOpini Kita

Internet Desa Bakal Ngebut! MoU Kemendes-Kemkomdigi: 3.000 Desa Tertinggal Siap Terhubung, Ekonomi Indonesia Melesat?

×

Internet Desa Bakal Ngebut! MoU Kemendes-Kemkomdigi: 3.000 Desa Tertinggal Siap Terhubung, Ekonomi Indonesia Melesat?

Sebarkan artikel ini
MOU Kemendes-Kemkomdigi
Kemendes-Kemkomdigi adakan MOU untuk internet ngebut (Kemendesa)

KITAINDONESIASATU.COM – Bayangkan warga desa di pelosok Indonesia bisa jualan online, ikut kelas virtual dari Harvard, atau akses layanan kesehatan digital tanpa harus ke kota!

Impian itu kini selangkah lebih dekat berkat kolaborasi gila antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Pada Selasa, 21 Oktober 2025, kedua kementerian tersebut resmi tanda tangan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Digital untuk Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal di Jakarta. Ini bukan sekadar kertas basah – tapi blueprint revolusi digital yang bisa ubah nasib jutaan warga desa!

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemendesa, Menteri Desa PDT Yandri Susanto tegas bilang, di era digital 2025, internet bukan lagi “bonus” tapi infrastruktur vital seperti jalan tol atau listrik.

“Sinyal dan internet sangat dibutuhkan sekarang. Terima kasih banyak, semoga MoU ini percepat kerja kami di desa, terutama soal sinyal,” ujarnya saat audiensi dengan Menkomdigi Meutya Viada Hafid.

Bayangkan aja. Saat ini, ada sekitar 3.000 desa di Indonesia yang masih “buta huruf digital” – nol sinyal, nol akses! Dengan MoU ini, prioritas utama adalah pasang internet di desa-desa itu dulu, biar potensi lokal seperti kerajinan tangan atau pertanian organik bisa go global via e-commerce.

Selanjutnya dampat internet desa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *