SosokBerita Utama

Inilah Sosok Pangeran Andrew yang Melepas Gelar Duke of York Kerajaan Inggris

×

Inilah Sosok Pangeran Andrew yang Melepas Gelar Duke of York Kerajaan Inggris

Sebarkan artikel ini
pangeran andrew
Sosok Pangeran Andrew atau Andrew Albert Christian Edward

KITAINDONESIASATU.COM – Berita terkait pangeran Andrew menyerahkan gelarnya Pangeran Andrew termasuk Duke of York menjadi pemberitaan hangat saat ini, Sabtu (18/10/2025).

Dalam sebuah pernyataan, Pangeran Andrew mengatakan bahwa “tuduhan yang terus-menerus terhadap saya mengganggu pekerjaan Yang Mulia dan Keluarga Kerajaan.”

Setelah menyerahkan gelarnya Pangeran Andrew akan tetap menjadi pangeran, tetapi tidak lagi menyandang gelar Duke of York.

Bahkan gelar yang diterima dari ibunya, mendiang Ratu Elizabeth dan juga melepaskan keanggotaannya di Order of the Garter, ordo kesatria tertua dan paling senior di Inggris.

Saat ini, Pangeran Andrew berada di bawah tekanan yang semakin besar atas hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Baca Juga  Biografi Imam Hanafi, Pemikiran dan Warisannya dalam Hukum Islam

Dalam pernyataannya, ia berkata: “Saya dengan tegas membantah tuduhan terhadap saya.”

Sarah Ferguson, mantan istrinya, tidak akan lagi dikenal sebagai Duchess of York, tetapi putri mereka – Beatrice dan Eugenie – akan tetap menyandang gelar putri.

Saudara laki-laki Virginia Giuffre—perempuan yang menuduh Pangeran Andrew berhubungan seks dengannya di rumah Ghislaine Maxwell saat berusia 17 tahun—mengatakan kepada BBC Newsnight bahwa itu adalah momen yang membahagiakan bagi para penyintas Epstein, dan Giuffre meninggal karena bunuh diri awal tahun ini.

Lalu siapa sosok pria tampan dari Kerajaan Inggris ini?

Pangeran Andrew dengan nama lengkap Andrew Albert Christian Edward; lahir 19 Februari 1960 adalah anggota keluarga kerajaan Britania Raya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Siap Bangun Venue Berkuda Modern di Stadion Pakansari

Pangeran Andrew merupakan anak ketiga dan putra kedua dari Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Adipati Edinburgh, dan adik dari Raja Charles III.

Andrew lahir kedua dalam garis suksesi takhta Inggris dan sekarang kedelapan, dan orang pertama dalam garis keturunan yang bukan merupakan keturunan raja yang sedang berkuasa.

Dikutip dari wikipedia Pangeran Andrew bertugas di Angkatan Laut Kerajaan sebagai pilot helikopter dan instruktur serta kapten kapal perang.

Selama Perang Falkland, ia terbang dalam berbagai misi, termasuk perang anti-permukaan, evakuasi korban, dan umpan rudal Exocet.

Pada tahun 1986, ia menikahi Sarah Ferguson dan diangkat menjadi Adipati York. Mereka memiliki dua orang putri: Putri Beatrice dan Putri Eugenie.

Baca Juga  Link Live Streaming Inter Milan vs Barcelona Semfinal UCL, Dini Hari Nanti Bukan Yalla Shoot

Pernikahan mereka, perpisahan pada tahun 1992, dan perceraian pada tahun 1996 menarik liputan media yang luas.

Sebagai Adipati York, Andrew menjalankan tugas dan tanggung jawab resmi atas nama ibunya.

Ia menjabat sebagai Perwakilan Khusus untuk Perdagangan dan Investasi Internasional Inggris selama 10 tahun hingga Juli 2011.

Kemudian pada tahun 2014, Virginia Giuffre menuduh bahwa, saat berusia 17 tahun, dia diperdagangkan seks kepada Andrew oleh pelaku kejahatan seks terpidana Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.

Andrew membantah melakukan kesalahan apa pun, setelah dikritik karena hubungannya dengan Epstein dan Maxwell, Andrew mengundurkan diri dari peran publik pada bulan Mei 2020, dan afiliasi militer kehormatannya dan patronase amal kerajaannya dicabut oleh Ratu pada bulan Januari 2022.

Dia kemudian jadi terdakwa dalam gugatan perdata atas serangan seksual yang diajukan oleh Giuffre di Negara Bagian New York.

Gugatan tersebut diselesaikan di luar pengadilan pada bulan Februari 2022; dalam penyelesaian tersebut, Andrew membayar sejumlah uang yang tidak diungkapkan kepada Giuffre.

Hingga akibat tekanan itu, pada bulan Oktober 2025, Andrew menyatakan bahwa ia tidak akan lagi menggunakan gelar kebangsawanan atau kehormatan yang dianugerahkan kepadanya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *