Lifestyle

Konsumsi Kopi Secara Moderat Dapat Turunkan Diabetes Tipe 2

×

Konsumsi Kopi Secara Moderat Dapat Turunkan Diabetes Tipe 2

Sebarkan artikel ini
minum kopi
Ilustrasi minum kopi (Freepik)

KITAINDONESIASATU.COM -Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2022 mengungkap bahwa konsumsi kopi atau kafein secara moderat dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Temuan tersebut didasarkan pada data dari UK Biobank. 

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada 17 September 2024 dalam Jounal  of Clinical Endokrinologi and Metabolism juga menunjukkan bahwa konsumsi sekitar tiga cangkir kopi per hari atau asupan kafein sebesar 200-300 mg dapat mengurangi risiko terkena kardiometabolik multimorbiditas (CM) hingga 48 persen. 

CM adalah kondisi di mana seseorang memiliki lebih dari satu penyakit kardiometabolik secara bersamaan, misalnya diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, dan stroke. CM semakin sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia populasi di seluruh dunia.  

“Konsumsi kopi atau kafein secara rutin, terutama dalam jumlah moderat, dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap new-onset CM dan dapat berperan penting dalam hampir semua fase transisi perkembangan CM. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi biomarker metabolik yang terlibat dalam hubungan antara konsumsi kopi, teh, kafein, dan CM,” demikian kesimpulan hasil penelitan tersebut, dibaca Sabtu (21/9/2024).

Profesor Chaofu Ke dari Universitas Soochow, pemimpin studi ini, menyatakan bahwa konsumsi kopi atau kafein pada level moderat dapat memberikan perlindungan pada hampir semua tahap perkembangan penyakit kardiometabolik.

Menurutnya, mempromosikan kebiasaan minum kopi atau mengonsumsi kafein dalam jumlah moderat pada individu yang sehat dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam pencegahan penyakit tersebut.

Peran Kopi dan Kafein

Studi ini juga menyoroti bahwa konsumsi kopi dan kafein berhubungan terbalik dengan risiko pengembangan CM pada individu yang belum memiliki riwayat penyakit tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan minum kopi bisa menjadi bagian dari strategi diet untuk pencegahan penyakit kardiometabolik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *