News

Ledakan Pager dan Walkie Talkie, Taktik Teror yang Mengungkap Kecanggihan Intelijen Israel

×

Ledakan Pager dan Walkie Talkie, Taktik Teror yang Mengungkap Kecanggihan Intelijen Israel

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 14
Ledakan Pager dan Walkie Talkie

KITAINDONESIASATU.COM – Mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mengungkap sepenuhnya bagaimana serangkaian ledakan terkoordinasi pada ribuan pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh Hizbullah diatur.

Meskipun Israel belum secara terbuka mengakui tanggung jawab, jelas bahwa serangan ini direncanakan dengan sangat hati-hati, meski hasilnya tidak pasti.

Para ahli menduga bahwa sejumlah kecil bahan peledak stabil dimasukkan dengan cermat ke dalam setiap perangkat yang disabotase.

Alan Woodward, profesor keamanan siber di Universitas Surrey, menyatakan bahwa bahan peledak dalam jumlah kecil sudah cukup untuk menyebabkan cedera serius karena kedekatannya dengan tubuh manusia.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 15.30 pada hari Selasa tampaknya dipicu oleh pesan khusus.

Woodward menjelaskan bahwa pesan pemicu ini mungkin mengindikasikan adanya modifikasi perangkat lunak pada pager, yang akan menyebabkan ledakan saat pesan tertentu diterima.

Saksi mata melaporkan bahwa pager berbunyi sebelum meledak, memberikan waktu cukup bagi korban untuk mendekatkan perangkat ke wajah mereka, sehingga menyebabkan luka pada tangan dan mata.

Ledakan tersebut menewaskan sebelas orang dan melukai sekitar 2.800 orang. Gelombang ledakan kedua terjadi pada hari Rabu saat walkie-talkie juga mulai meledak, menunjukkan serangan ini bertujuan mengganggu komunikasi Hizbullah, mungkin sebagai langkah awal untuk serangan lebih besar di Lebanon selatan atau tindakan militer konvensional lainnya.

Menyabotase pager bukanlah tugas mudah dan mungkin memerlukan kerja sama dengan produsen atau badan intelijen seperti Mossad untuk memproduksi pager yang telah direkayasa. Pager yang disabotase memiliki logo produsen Taiwan, Go Apollo, dan tampaknya diproduksi oleh BAC Consulting KFT di Budapest, yang kesepakatannya telah dibuat tiga tahun lalu.

BAC Consulting terdaftar di Hongaria pada tahun 2022 dan situs webnya kini sudah ditutup.

CEO-nya, Cristiana Bársony-Arcidiacono, mengonfirmasi kepada NBC bahwa perusahaannya bekerja sama dengan Go Apollo, namun menolak terlibat langsung dengan pembuatan pager tersebut.

Serangan ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang Hizbullah, termasuk pengadaan 5.000 pager yang diperintahkan oleh pemimpin mereka, Sayyed Hassan Nasrallah. Israel tampaknya memiliki informasi yang sangat akurat mengenai Hizbullah, serta kemampuan untuk memanipulasi rantai pasokan perangkat tersebut.

Emile Hokayem dari Institut Internasional untuk Studi Strategis menyebut operasi ini sebagai langkah canggih yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan.

Meski Israel belum mengklaim tanggung jawab, banyak yang yakin bahwa pasukan keamanannya terlibat. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, bahkan menghubungi mitranya dari AS beberapa menit sebelum ledakan terjadi, menandakan kemungkinan keterlibatan Israel dalam serangan tersebut.

Serangan ini memicu banyak korban sipil dan menimbulkan kekhawatiran tentang risiko hukum internasional, seperti yang dikemukakan oleh Human Rights Watch.

Yossi Melman, penulis buku tentang intelijen Israel, mengkritik penggunaan aset intelijen yang berharga untuk operasi ini.

Serangan ini bisa memicu pembalasan dan meningkatkan permusuhan.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *