KITAINDONESIASATU.COM – Supermoon pasti Anda sudah mendengar dan mengetahui, bagi yang belum mengetahui bisa dijelaskan sedikit tentang supermoon.
Supermoon terjadi pada saat orbit Bulan berada pada posisi terdekat (perigee) dengan Bumi pada saat yang sama saat Bulan purnama.
Menurut BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, peristiwa ini bakal terjadi malam ini, Rabu (18/9/2024) pukul 20:26 WIB.
Ada yang istimewa dari supermoon, bagi pengamat yang tertarik ada banyak hal yang bisa dilihat dan dipelajari dari peristiwa ini.
Berikut ini beberapa hal yang dapat dipelajari dari peristiwa ini dengan penjelasan sebagai berikut:
- Bulan mengorbit Bumi dalam bentuk elips, yaitu bentul oval yang mendekat dan menjauhkannya dari bumi saat ia memutar.
- Titik terjauh pada elips ini disebut apogee dan berjarak sekitar 405.500 km dari bumi secara rata.
- Ketika bulan purnama muncul di perigee, akan sedikit lebih terang dan lebih besar dari pada bulan purnama biasanya, dan disitulah Anda akan mendapatkan golden momen Bulan super atau supermoon.
Sementara istilah Bulan super atau supermoon dicetuskan sejak tahun 1979 lalu, untuk menggambarkan para astronom dibulan purnama perigean ( pear-ih-jee-un )
Yakni Bulan purnama yang terjadi di dekat atau pada saat Bulan berada pada titik terdekatnya dalam orbitnya mengelilingi Bumi.
Istilah ini memberi preferensi kepada penyelarasan geometris Matahari-Bumi-Bulan dan memungkinkan terjadinya perigee dalam periode waktu yang lebih luas daripada saat perigee sebenarnya (hingga sekitar dua minggu, yang hampir setengah dari orbit Bulan). **

