KITAINDONESIASATU.COM – Polda Kalimantan Selatan resmi meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (27/8/2025). Kegiatan perdana dilaksanakan di SDN 1 Kemuning, Banjarbaru, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 239 anak.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan, program ini merupakan upaya nyata kepolisian dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah.
“SPPG Polda Kalsel resmi beroperasi hari ini. Total ada 1.700 anak dari delapan sekolah penerima manfaat, termasuk 239 anak di SDN 1 Kemuning. Ke depan, target kami adalah 3.220 anak di 13 sekolah,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi seimbang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Pelaksanaan program melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala unit, ahli gizi, akunting, hingga relawan yang memasak, dengan porsi makanan yang sudah ditakar sesuai kebutuhan anak. Evaluasi berkala juga akan dilakukan terhadap menu yang disajikan.
“Kami akan terus mengevaluasi kualitas makanan, sehingga benar-benar sesuai standar gizi seimbang dan kebutuhan anak-anak di sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Kemuning, Nurmayanti, menyambut baik program MBG tersebut. Ia menilai selain menumbuhkan kegembiraan, kegiatan ini juga dapat membiasakan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat.
“Anak-anak sangat senang mendapatkan makanan bergizi gratis ini. Harapan kami, mereka yang biasanya enggan makan sayur bisa lebih terbiasa,” ujarnya.
Pihak sekolah, lanjut Nurmayanti, juga telah mendata siswa yang memiliki intoleransi atau pantangan makanan tertentu. “Ada satu anak yang tidak bisa makan ayam, ikan, atau telur. Kami akan berdiskusi dengan pihak SPPG agar bisa dicarikan alternatif sesuai kebutuhan,” katanya.
Sebanyak 239 siswa dari 10 kelas menjadi penerima manfaat pada pelaksanaan perdana program ini di SDN 1 Kemuning. “Kami sangat berterima kasih kepada Polda Kalsel yang sudah memfasilitasi MBG ini. Semoga berkelanjutan dan anak-anak semakin terbiasa dengan makanan sehat,” tutur Nurmayanti. (Anang Fadhilah)


