KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pihak-pihak yang disorot meliputi Menaker Yassierli, mantan Menaker 2019–2024 Ida Fauziyah, hingga staf khusus.
“Tentunya kami sedang mendalami,” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Jumat (22/8/2025). Ia menyebut KPK akan mengembangkan kasus setelah memeriksa sejumlah orang yang diamankan pada operasi tangkap tangan (OTT) Kamis (21/8/2025).
Dalam OTT tersebut, KPK menetapkan sebelas orang sebagai tersangka, termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan Noel diduga menerima Rp 3 miliar serta satu unit motor Ducati yang belum dilengkapi dokumen resmi.
“Ini setidaknya juga mengindikasikan supaya tidak diketahui dulu, kemudian dipasang pelat yang kosong. Nanti akan didalami,” kata Setyo.
Noel bersama sepuluh tersangka lainnya ditahan selama 20 hari di Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta.
Menanggapi OTT tersebut, Presiden Prabowo Subianto langsung memberhentikan Noel dari jabatannya sebagai Wamenaker. Keputusan ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
“Kami berharap ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya terutama bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan seluruh pejabat pemerintahan,” ujarnya, seraya menegaskan komitmen Prabowo agar kabinet serius memberantas korupsi.
