Wisata

Pulau Bungin, Kampung Padat Suku Bajo di Sumbawa

×

Pulau Bungin, Kampung Padat Suku Bajo di Sumbawa

Sebarkan artikel ini
PULAU BUNGIN
Pulau Bungin.

KITAINDONESIASATU.COM – Pulau Bungin yang terletak di Kecamatan Alas dikenal sebagai pulau terpadat dibandingkan pulau-pulau lain di sekitarnya.

Pulau ini sangat menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal kehidupan sehari-hari Suku Bajo.

Namun, bagi mereka yang mencari suasana tenang, Bungin mungkin kurang cocok karena tingkat kepadatan penduduknya sangat tinggi.

Meski begitu, pulau ini justru menjadi spot menarik untuk pecinta fotografi.

Nuansa di Pulau Bungin cukup berbeda dari destinasi wisata lain. Pulau ini tidak memiliki garis pantai maupun area hijau seperti pepohonan atau semak belukar.

Sebagai gantinya, wisatawan dapat menikmati kesibukan aktivitas nelayan dan melihat deretan perahu tradisional yang meramaikan suasana.

Keunikan lain adalah adanya jembatan kokoh yang menghubungkan Bungin dengan Kabupaten Sumbawa, sehingga akses bisa ditempuh melalui jalur darat maupun laut.

Bungin disebut-sebut sebagai salah satu pulau terpadat di dunia.

Lahan kosong hampir tidak ada, karena seluruh area dipenuhi permukiman.

Pulau ini dihuni oleh masyarakat Suku Bajo yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Kelebihan utama berkunjung ke sini adalah kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga lokal yang ramah serta mudah ditemui.

Mereka bahkan sering membantu wisatawan, terutama dalam hal makanan atau akomodasi sederhana.

Aktivitas yang paling digemari adalah fotografi, baik memotret kehidupan masyarakat maupun aktivitas di pelabuhan.

Selain itu, Bungin juga menyimpan sejarah menarik.

Konon, orang Bajo pertama yang datang adalah Palema Mayu, jauh sebelum letusan Gunung Tambora pada 1812.

Dahulu pulau ini memiliki pantai berpasir putih dan hutan bakau, namun kini berubah akibat pertumbuhan penduduk yang pesat.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *