Berita UtamaLifestyle

Rebo Wekasan: Jangan Lewatkan Shalat Sunnah Tolak Bala, Ikhtiar Terhindar dari Musibah

×

Rebo Wekasan: Jangan Lewatkan Shalat Sunnah Tolak Bala, Ikhtiar Terhindar dari Musibah

Sebarkan artikel ini
shalat
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Hari ini, Rabu, 20 Agustus 2025, umat Muslim diingatkan untuk melaksanakan shalat sunnah lidaf’il bala atau dikenal dengan shalat sunnah tolak bala, khususnya di momen Rabu Wekasan.

Ibadah dua rakaat ini diyakini sebagai bentuk ikhtiar seorang hamba dalam memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah dan bencana.

Meski tidak ada waktu khusus yang mengikat, banyak ulama menganjurkan agar shalat ini dikerjakan sebelum masuk waktu Zuhur. Dengan penuh khusyuk, setiap Muslim bisa berniat shalat sunnah tolak bala, membaca surat-surat pilihan, hingga memperbanyak istighfar sebelum memulai.

Adapun niat shalatnya adalah اُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلاَءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Teks Latin: Ushalli Sunnatan lidaf’il bala’i rak’ataini lillahi ta’ala  

Artinya: ”Aku berniat shalat sunah untuk menolak bala dua rakaat karena Allah ta’ala.” 

Lalu membaca Surat al-Fatihah, membaca Surat al-Kautsar (17 kali), al-Ikhlas (5 kali), serta al-Falaq dan an-Nas masing-masing sekali.

Setelah selesai, dianjurkan memperbanyak doa, memohon perlindungan Allah dari segala bentuk penyakit, bala, hingga bencana yang mengancam kehidupan.

Doa penutupnya setelah sahalat tolak bala adalah :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ يَاشَدِيْدُالْقُوَّى وَيَاشَدِيْدَالْمِحَالِ اّللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُبِكَ بِكَلِمَتِكَ التَّّآمَّاتِ كُلِّهَا مِنَ الرِّيحِ الْاَحْمَرِ وَمِنَ الدَّاءِ الْاَكْبَرِ فِي النَّفْسِ وَالدَّمِّ وَاللَّحْمِ وَالْعُظْمِ وَالْْجُلُوْدِ وَالْعُرُوقِ سُبْحَانَكَ إِذَاقَضَيْتَ اَمْرًا أَنْ يقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونَ, اَللهُ اَكْبَرْاَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ برحمتك يآارحم الرّا حمين  

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah” maka “jadilah ia”.

Mari jadikan Rebo Wekasan ini sebagai momentum memperbanyak doa, istighfar, dan shalat sunnah, agar hidup kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *