Sosok

Profil Lengkap Mehdi Taremi, Striker Andalan Inter Milan & Timnas Iran

×

Profil Lengkap Mehdi Taremi, Striker Andalan Inter Milan & Timnas Iran

Sebarkan artikel ini
Mehdi Taremi

KITAINDONESIASATU.COM – Mehdi Taremi adalah salah satu nama besar di dunia sepak bola Asia yang kini bersinar di kancah Eropa. Striker asal Iran ini berhasil membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan mental pantang menyerah mampu mengantarkannya dari lapangan sederhana di kota kelahirannya hingga ke klub raksasa Serie A, Inter Milan.

Profil Singkat Mehdi Taremi

  • Nama Lengkap: Mehdi Taremi
  • Tanggal Lahir: 18 Juli 1992
  • Tempat Lahir: Bushehr, Iran
  • Tinggi Badan: ±1,85 m
  • Posisi: Striker / Second Striker / Winger Kiri

Taremi dikenal sebagai penyerang yang serbabisa. Ia tidak hanya piawai mencetak gol, tetapi juga mahir membuka ruang dan memberikan assist untuk rekan setimnya. Kombinasi teknik, visi permainan, dan kemampuan membaca situasi membuatnya menjadi ancaman di kotak penalti lawan.

Karier Mehdi Taremi

Mehdi Taremi memulai karier profesionalnya di klub lokal Shahin Bushehr dan kemudian bergabung dengan Iranjavan. Perjalanan kariernya tidak langsung mulus—ia sempat menjalani wajib militer dan bermain di liga domestik dengan fasilitas yang terbatas.

Puncak karier domestiknya datang saat ia bergabung dengan Persepolis pada tahun 2014. Bersama klub raksasa Iran ini, Taremi mencetak 55 gol dalam 112 pertandingan, menjadi top skor liga dua musim berturut-turut (2015–16 & 2016–17), dan membantu Persepolis meraih gelar juara nasional.

Baca Juga  Sekilas Profil Mees Hilgers, Pemain Timnas Indonesia Keturunan Belanda yang Resmi Menjadi WNI

Pada Januari 2018, Taremi memutuskan untuk mencoba tantangan baru dengan bergabung ke klub Qatar, Al-Gharafa. Meski hanya bermain sekitar satu musim, ia mampu mencetak ±13 gol dari 30 penampilan.

Namun, titik balik kariernya terjadi pada 2019 ketika ia pindah ke Portugal dan bergabung dengan Rio Ave. Di musim debutnya, Taremi langsung menjadi joint top scorer Primeira Liga 2019–20, sebuah prestasi yang mengangkat namanya di mata klub-klub besar Eropa.

Musim panas 2020 menjadi momen penting saat Taremi direkrut oleh FC Porto. Bersama klub ini, ia meraih gelar Liga Portugal 2021–22 dan tampil gemilang di kompetisi Eropa.

Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya adalah gol salto spektakuler melawan Chelsea di Liga Champions 2020–21. Meskipun Porto harus tersingkir, gol tersebut masuk nominasi Puskás Award FIFA sebagai salah satu gol terbaik dunia tahun itu.

Pada 13 Juli 2024, Taremi resmi bergabung dengan Inter Milan, menjadi pemain Iran pertama dan Asia kedua yang membela klub ini.

Baca Juga  Ma'ruf Amin Kembali Berdakwah dan Pimpin Rapat Dewan Syura PKB Usai Purna Tugas

Debutnya di Liga Champions bersama Inter langsung mencuri perhatian: satu gol dan dua assist melawan Red Star Belgrade. Tak berhenti di situ, pada Januari 2025 ia mencetak gol perdananya di Serie A melawan Lecce.

Puncak kontribusinya datang pada Mei 2025 ketika ia memberikan assist krusial kepada Davide Frattesi di semifinal Liga Champions melawan Barcelona—membantu Inter lolos ke final.

Taremi memulai debutnya bersama Tim Nasional Iran pada 2015. Sejak itu, ia menjadi andalan di berbagai turnamen besar seperti:

  • Piala Dunia FIFA: 2018 & 2022
  • Piala Asia: 2019 & 2023

Pada Maret 2025, Taremi mencetak dua gol penting saat Iran bermain imbang 2–2 melawan Uzbekistan, memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Hingga 2025, ia telah mencatat lebih dari 90 penampilan dan mencetak lebih dari 50 gol untuk timnas.

Gaya Bermain Mehdi Taremi

Mehdi Taremi dikenal sebagai striker komplet dengan beberapa keunggulan:

  • Kemampuan Finishing – Ahli dalam memanfaatkan peluang, baik dengan kaki maupun kepala.
  • Posisi yang Tepat – Pandai mencari ruang kosong untuk menerima umpan.
  • Umpan Kreatif – Tidak egois, kerap memberikan assist kepada rekan setim.
  • Mental Juara – Tenang di laga besar, mampu tampil konsisten di level tertinggi.
Baca Juga  Mengenal Cucu Nabi Muhammad dari Generasi Pertama hingga Ke-40

Selain kemampuan teknis, Taremi juga dikenal memiliki sikap sportif. Salah satu momen yang membekas adalah ketika ia menghibur pemain Barcelona setelah kemenangan Inter di semifinal Liga Champions—tindakan yang menunjukkan rasa hormat terhadap lawan.

Perjalanan Taremi adalah contoh nyata bahwa pemain late bloomer bisa meraih puncak karier di usia matang. Tidak berasal dari akademi elit, ia menapaki tangga karier melalui liga lokal, tim nasional, dan akhirnya ke klub-klub top Eropa.

Semangat pantang menyerahnya patut dijadikan teladan, terutama bagi pemain muda Asia yang bercita-cita bermain di level internasional.

Mehdi Taremi bukan sekadar pencetak gol. Ia adalah simbol kerja keras, dedikasi, dan pembuktian bahwa mimpi besar dapat diraih meski berawal dari kondisi sederhana. Kini bersama Inter Milan dan Tim Nasional Iran, Taremi terus membuktikan diri sebagai salah satu striker paling berbahaya di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *