KITAINDONESIASATU.COM – Bikin netizen genes, upaya tersangka pemerkosaan dan pembunuhan remaja Nia Kurnia Sari (18) saat menjual gorengan di Padang Pariaman Sumatera Barat.
Meski polisi sudah menemukan jejaknya, dalam sebuah penggrebekan disertai desingan senapan, pelaku berhasil lolos sampai saat ini belum ditangkap.
Netizen juga ikut getam, sehingga ada yang mengunggah foto tersangka dan disebarkan ke media sosial, dengan harapan pelaku buas segera dibekuk dalam kondisi hidup atau mati.
Sementara peristiwa pemerkosaan disertai pembunuhan ini terjadi pada Jumat, 6 september 2024.
Tersangkanya menurut hasil searching netizen di facebook bernama Indra sedangkan di facebook dia menggunakan nama Johan.
Menurut sumber di kepolisian, dia adalah residivis kasus pencabulan dan narkoba.
Dugaan sebagai tersangka Indra alias Johan muncul berdasarkan keterangan saksi.
Saksi menuturkan, dirinya melihat Indra meminjam cangkul selama 2 jam. Namun saat mengembalikan cangkul, terduga terlihat gelisah dan pakaian ada nempel bekas tanah.
Setelah itu gempar, ada penemuan jasad Nia Kurnia Sari terkubur di dalam tanah pada hari Minggu, 8 september 2024.
Indra pun langsung melarikan diri. Dua hanya membawa tas ransel tanpa pakai sendal.
Pada kasus pembunuhan gadis penjual gorengan di Sumatera Barat, polisi telah mengetahui identitas terduga pembunuh dan sedang melakukan pengejaran.
Berikut adalah beberapa fakta terkait:
- Polisi telah mengidentifikasi satu orang sebagai terduga pelaku dan sedang melakukan pengejaran dengan tim khusus dari Polda Sumatera Barat.
- Tim polisi telah menemukan beberapa barang bukti, termasuk pakaian dan sendal yang diduga milik terduga pelaku, serta mendapatkan keterangan dari saksi-saksi.
- Pihak polisi menghadapi kesulitan dalam menangkap terduga pelaku, karena dia sangat mengenal medan pelarian dan sering melarikan diri.
Korbannya seorang gadis penjual gorengan berinisial Nia Kurnia Sari (NKS) ditemukan tewas terkubur tanpa busana di Padang Pariaman, dengan bekas luka tidak wajar di wajah dan kaki.
Polisi berkomitmen untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku secepat mungkin.
Masyarakat setempat diminta untuk mendukung dan berdoa agar pelaku segera ditangkap. *


