KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 13 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia masuk dalam daftar kampus yang integritas risetnya dipertanyakan. Hal ini berdasarkan laporan Research Integrity Risk Index (RI²) tahun 2024 yang dirilis oleh Profesor Lokman Meho dari American University of Beirut. Indeks ini menilai institusi berdasarkan risiko struktural terhadap integritas penelitian, seperti tingkat penarikan jurnal (retraction) dan penerbitan di jurnal bermasalah.
Laporan tersebut mengklasifikasikan universitas ke dalam beberapa tingkatan risiko. Berikut adalah daftar 13 universitas Indonesia yang masuk dalam indeks tersebut dikutip Kamis 7 Agustus 2025:
Daftar Universitas Berdasarkan Tingkat Risiko
1. Red Flag (Risiko Tertinggi)
- Binus University
- Universitas Airlangga (Unair)
- Universitas Sumatera Utara (USU)
- Universitas Hasanuddin (Unhas)
- Universitas Sebelas Maret (UNS)
2. High Risk (Risiko Tinggi)
- Universitas Diponegoro (Undip)
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Padjadjaran (Unpad)
3. Watch List (Dalam Pemantauan)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Indonesia (UI)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
Menanggapi laporan ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) menyatakan akan melakukan perbaikan. Pihak universitas yang namanya tercantum juga telah memberikan tanggapan dan berjanji untuk meningkatkan tata kelola dan integritas akademik.


