KITAINDONESIASATU.COM – Daun senna adalah tanaman herbal yang populer karena khasiatnya dalam mengatasi gangguan pencernaan, khususnya sembelit.
Selain itu, tanaman ini juga mengandung berbagai nutrisi yang dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Dalam bahasa Jawa, daun ini dikenal dengan sebutan godong seno.
Penggunaannya sebagai obat pencahar alami sudah dikenal sejak lama.
Kini, daun senna juga menjadi bahan dalam berbagai produk yang telah memiliki izin edar dari BPOM, yang menunjukkan keamanannya sebagai obat herbal.
Kandungan aktif utama pada daun senna adalah sennosida, senyawa yang berfungsi sebagai laksatif untuk merangsang pergerakan usus, sehingga membantu melancarkan buang air besar.
Efeknya akan semakin optimal bila dikombinasikan dengan bahan lain seperti psyllium, yang membantu menambah volume feses.
Selain untuk sembelit, daun senna juga diketahui bisa membantu mengurangi keluhan ambeien dengan melunakkan feses, sehingga nyeri di sekitar anus dapat berkurang.
Tanaman ini juga kerap digunakan sebagai persiapan sebelum kolonoskopi karena kemampuannya dalam membersihkan usus.
Beberapa manfaat lainnya termasuk meredakan gejala irritable bowel syndrome (IBS), mencegah infeksi ringan berkat sifat antibakteri dan antijamurnya, serta mendukung imunitas tubuh berkat kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral.
Daun senna dapat dikonsumsi dalam bentuk jamu, teh, atau suplemen herbal oleh orang dewasa maupun anak-anak di atas usia dua tahun.
Meski begitu, penggunaannya tidak boleh berlebihan karena bisa menimbulkan efek samping seperti kram, mual, atau diare.
Penggunaan jangka panjang bahkan dapat memicu gangguan hati.
Orang dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit Crohn, radang usus buntu, atau ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi senna tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu.-***


