KITAINDONESIASATU.COM– Semangat kebersamaan lintas generasi digaungkan melalui peluncuran gerakan “Bogor Geulis” yang secara resmi dideklarasikan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim.
Deklarasi tersebut menjadi sorotan utama dalam acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, yang berlangsung di Gedung Gimnasium Vokasi IPB, Jalan Lodaya II, Kota Bogor.
Gerakan “Bogor Geulis” hadir sebagai respons atas tantangan kesenjangan antargenerasi yang muncul akibat laju pertumbuhan penduduk dan akselerasi transformasi sosial. Gerakan ini didesain sebagai ruang kolaborasi antara generasi muda dan generasi senior untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi aktif dalam pembangunan Kota Bogor.
Yantie Rachim menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar slogan, melainkan pendekatan baru yang memadukan nilai moral dan sosial untuk menciptakan kota yang seimbang dan inklusif.
“Bogor Geulis adalah gerakan moral dan sosial yang mendorong sinergi antara generasi tua dan muda. Kita ingin membangun kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tapi juga kuat secara nilai dan relasi sosial,” ujarnya, Kamis, 31Juli 2025.
Ia menekankan pentingnya menjembatani dua generasi ini dengan saling belajar dan berbagi peran. Menurutnya, pembangunan tidak boleh timpang dan harus menyatukan kebijaksanaan generasi terdahulu dengan energi serta inovasi anak muda.
“Kita ingin pemuda aktif di lingkungan, belajar dari tokoh-tokoh adat dan masyarakat. Sebaliknya, para senior juga bisa menjadi mentor dan pengarah. Kolaborasi ini adalah kunci agar pembangunan tidak timpang,” jelas Yantie.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa “Bogor Geulis” diharapkan menjadi roh baru dalam menjalankan program-program PKK di tingkat kelurahan dan kecamatan. Khususnya dalam pelibatan lintas usia dalam kegiatan pemberdayaan keluarga, pelestarian lingkungan hidup, serta penguatan sosial budaya di masyarakat.


