KITAINDONESIASATU.COM – Gempa Rusia membuat banyak orang terkejut akibat kekuatannya yang mencapai 8.7 SR.
Di mana Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberikan peringatan akan gelombang tsunami yang datang pasca gempa Rusia.
Diketahui bahwa salah satu kawasan yang terdampak gelombang tsunami tersebut adalah wilayah V Jayapura. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Observasi BMKG Wilayah V Jayapura, Danang Pamuji.
“Dengan kekuatan 8,7 magnitudo tersebut maka dampaknya yakni berpotensi menyebabkan tsunami ketujuh daerah di Tanah Papua,” ujarnya.
Adapun tujuh wilayah yang akan terdampak gelombang tsunami tersebut adalah:
Raja Ampat pukul 16.18 WIT
Biak Numfor pukul 16.21 WIT
Supiori pukul 16.21 WIT
Sorong bagian utara pukul 16.24 WIT
Kota Jayapura pukul 16.30 WIT
Sarmi pukul 16.30 WIT
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan tsunami.
Di mana peringatan tsunami muncul setelah adanya gempa Rusia dengan kekuatan 8.7 SR.
Beberapa kawasan di Indonesia pun dikabarkan akan terdampak gelombang tsunami. Salah satunya yakni kawasan Manokwari, Papua Barat yang mewaspadai akan adanya gelombang tsunami yang datang.
Pasalnya dikabarkan bahwa gelombang tsunami tersebut akan datang pada pukul 16.18 WIT. Hal tersebut disampaikan oleh Agus Susilo selaku Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Rendani Manokwari.
“Gempa ini berpotensi memicu gelombang tsunami di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk kabupaten Manokwari,” ujarnya.
Dari bencana tersebut, gelombang tsunami yang datang diperkirakan mencapai ketinggian kurang dari 0.5 meter.
Monitoring secara intensif pun dilakukan oleh BMKG untuk memantau gelombang air yang mungkin datang.
Bahkan imbasnya meminta para nelayan untuk berhenti melaksanakan kegiatannya.
“Termasuk kegiatan penangkapan ikan oleh para nelayan, kami sarankan dihentikan dulu,” ungkapnya terkait dengan gelombang tsunami yang akan datang tersebut. (*)


