KITAINDONESIASATU.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap insiden mengerikan yang dilakukan militer Israel terhadap stafnya di Gaza. Dalam laporan terbarunya, WHO menyebut tentara Israel menerobos masuk ke rumah pegawai mereka, memaksa perempuan dan anak-anak mengungsi berjalan kaki ke Al-Mawasi di tengah situasi yang masih berkecamuk.
Yang lebih mengejutkan, para staf pria dan anggota keluarga mereka diborgol, ditelanjangi, dan diinterogasi dengan todongan senjata. Dari empat orang yang ditahan, dua di antaranya staf WHO, tiga telah dibebaskan, sementara satu masih ditahan.
BACA JUGA: https://www.kitaindonesiasatu.com/news/perang-mereda-suriah-dan-israel-sepakat-damai/
WHO menegaskan, operasional mereka kini lumpuh akibat serangan ini. Perintah evakuasi dari militer Israel telah memukul sejumlah fasilitas WHO, memperparah keruntuhan sistem kesehatan di Gaza dan mempersempit peluang hidup lebih dari dua juta penduduk.
Di tengah krisis ini, sebanyak 25 menteri luar negeri, mayoritas dari Eropa, bersuara lantang menyerukan penghentian segera perang dan pengiriman penuh bantuan kemanusiaan ke Gaza. (Sumber: Sputnik)

