Berita Utama

Rano Karno: APBD DKI Jakarta 2025 Rp 91,86 Triliun, Naik Rp 500 Miliar

×

Rano Karno: APBD DKI Jakarta 2025 Rp 91,86 Triliun, Naik Rp 500 Miliar

Sebarkan artikel ini
disbud dki
Gedung Balaikota DKI Jakarta (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemprov DKI Jakarta memaparkan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2025 sebesar Rp 91,86 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 500 miliar dari usulan awal yang diajukan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, saat membacakan pidato gubernur dalam rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025. Rapat ini untuk membahas perubahan APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2025.

Kenaikan APBD ini diharapkan dapat mempercepat berbagai program prioritas pembangunan di Ibu Kota. Rano Karno menambahkan, bahwa penambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk sektor-sektor krusial seperti peningkatan kualitas layanan publik, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang baik dengan DPRD dalam penyusunan APBD 2025. Ia menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan warga Jakarta.

“Total rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025 sebesar Rp 91,86 triliun, naik sebesar 0,57 persen dibandingkan dengan penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025 sebesar Rp 91,34 triliun,” kata Rano di hadapan anggota dewan.

Proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 54,19 triliun, yang terdiri dari pajak daerah Rp 48 triliun, retribusi daerah Rp 1,39 triliun, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 774 miliar, serta pendapatan lain yang sah Rp 4,02 triliun.

Beberapa program unggulan yang akan menjadi fokus utama APBD 2025 antara lain percepatan pembangunan transportasi publik terintegrasi, penanganan banjir dan rob, serta pengembangan ekonomi kreatif untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Pemprov DKI Jakarta masih menunggu pengesahan DPRD DKI Jakarta terkait perubahan APBD tersebut dan siap tancap gas merealisasikan target-target pembangunan di tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *