KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengerikan datang dari Beijing, ibu kota Tiongkok yang dikenal dengan modernitas dan kemegahannya. Di balik gemerlap kota itu, kini terselip kisah menyeramkan yang menyeret nama Museum 798—bukan karena keindahan seninya, melainkan karena tuduhan praktik kelam yang beredar di media sosial.
Museum 798, yang selama ini dikenal sebagai pusat seni kontemporer, mendadak viral setelah sebuah video TikTok dari akun @Xianxia menuduh bahwa tempat tersebut menyembunyikan rahasia mengerikan. Video itu mengklaim bahwa museum tersebut bukan sekadar galeri seni, melainkan lokasi yang “menyimpan mumi manusia yang sengaja dibunuh”, dan bahkan menyebut nama aktor Yu Menglong sebagai salah satu korbannya.
Yu Menglong sendiri ditemukan meninggal pada 11 September 2025 dalam kondisi yang disebut mencurigakan karena jatuh dari apartemennya di Beijing. Spekulasi makin meluas setelah pihak keluarga dikabarkan tidak diizinkan melihat jenazahnya dengan alasan sudah dikremasi. Ketertutupan ini kemudian memicu dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan.
Dari Kawasan Seni ke Dugaan Ritual Gelap
Sebelum menjadi pusat rumor menakutkan, Museum 798 dikenal sebagai kawasan seni paling terkenal di Beijing. Terletak di Distrik Chaoyang, kompleks ini dulunya merupakan pabrik elektronik militer yang dibangun pada 1950-an dengan bantuan teknologi dari Jerman Timur. Sejak awal 2000-an, kawasan tersebut diubah oleh para seniman menjadi studio, galeri, dan ruang pamer seni modern.
Namun, narasi yang berkembang di media sosial kini jauh berbeda. Video viral tersebut menuding bahwa museum menampilkan instalasi seni dari bagian tubuh manusia, termasuk pakaian yang diduga terbuat dari kulit manusia dengan sisa rambut yang masih menempel. Beberapa benda seperti sepatu dan aksesori dikatakan diikat dengan tali merah, simbol yang dalam budaya Tiongkok sering diartikan sebagai takdir—namun juga bisa bernuansa mistis.
Rumor makin gelap ketika netizen mengaitkan isu ini dengan kematian misterius sejumlah selebriti, termasuk Qiao Renliang, aktor yang meninggal pada 2016 dan disebut-sebut tengkoraknya dipajang di museum tersebut. Seorang blogger, Cai Jing Leng Yan, bahkan menyebut adanya pola kematian tokoh terkenal di bulan September—khususnya sekitar tanggal 13—sehingga memunculkan teori tentang jaringan rahasia di balik dunia hiburan Tiongkok.
Sutradara Cheng Qing Song dan Unggahan Misterius
Isu ini semakin berkembang setelah muncul kabar bahwa sutradara Cheng Qing Song sempat mengunggah foto dari dalam Museum 798 beberapa hari sebelum kematian Yu Menglong. Yang memicu kecurigaan publik adalah keterangan fotonya: “Hou Ce”, yang berarti lezat atau enak dalam bahasa Mandarin.
Banyak pengguna internet menganggap caption tersebut janggal untuk konteks galeri seni, dan dalam narasi teori konspirasi, kata itu bahkan dianggap sebagai kode tersembunyi atau sindiran gelap yang berkaitan dengan dugaan praktik ritual di museum tersebut.Meski semua klaim ini belum memiliki bukti konkret, rumor mengenai Museum 798 terus menyebar luas dan memicu perdebatan panas di kalangan netizen, antara mereka yang percaya teori konspirasi dan yang menilainya sekadar sensasi media sosial. (*)


