KITAINDONESIASATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan setelah memicu kasus keracunan massal. Lebih dari 200 siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program tersebut.
Insiden yang terjadi pada 18 September 2025 itu bahkan terekam dalam video viral di media sosial. Salah satu unggahan di akun Twitter @artiswtic memperlihatkan seorang siswa mengalami kejang-kejang hingga harus mendapat penanganan medis darurat.
Tak hanya itu, ada juga rekaman suasana para siswa yang sebelumnya masih bercanda dan tertawa bersama sebelum menyantap makanan MBG. Beberapa sekolah yang terdampak di antaranya SMA 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung, SDN Tompudau, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTs Alkhirat Salakan.
BACA JUGA : 210 Siswa Keracunan MBG, Pemkot Bogor Terapkan KLB
Video tersebut telah ditonton lebih dari 170 ribu kali di Twitter dan memicu keresahan publik mengenai kualitas serta pengawasan distribusi makanan dalam program MBG.
Netizen pun ramai-ramai beri komentar.
“Gue bukan mau bela program MBG, cuma mau ingetin kalau 1 dapur itu melayani minimal 2500 penerirma manfaat, kenapa yang keracunan tidak semuanya dari 2500 orang itu dan malah beberapa ratus. Ini beneran salah MBG-nya atau ada komplotan yang mau kerusakan terjadi?,” ujar akun @irmnsaadah.
“Tidak hanya 1-2 sekolahan yang keracunan. Padahal dari dulu anak-anak pada jajan sembarangan gak ada yang keracunan, entah kenapa dari Menkes maupun MBG pusat belum pernah ada yang ngomong hal tersebut. Bgst!,” jelas akun @karuna_nilam. (*)


