Viral

Viral Peserta Maganghub Sindir Kemnaker ‘Kok Lowongannya Housekeeping dan Barista?’

×

Viral Peserta Maganghub Sindir Kemnaker ‘Kok Lowongannya Housekeeping dan Barista?’

Sebarkan artikel ini
Kemnaker Ungkap Alasan Calon Peserta Gagal Lolos Program Magang Nasional 2025 Batch I
Kemnaker Ungkap Alasan Calon Peserta Gagal Lolos Program Magang Nasional 2025 Batch I

KITAINDONESIASATU.COM – Viral di media sosial, peserta Program Maganghum Kemnaker kritik Kemnaker, sebut pilihan lowongan kerja dinilai tak sesuai pendidikan. Mulai dari Housekeeping hingga Barista. 

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan program Maganghub. Pendaftaran peserta dibuka mulai 7-10 Oktober 2025, dengan masa magang yang dijadwalkan berlangsung selama enam bulan. Program ini ditujukan untuk membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja profesional.

Namun, sejumlah peserta mengeluhkan jenis lowongan yang disediakan di laman resmi Maganghub. Mereka menilai posisi yang ditawarkan tidak sebanding dengan latar belakang pendidikan tinggi yang telah ditempuh.

Baca Juga  Viral Kucing Peliharaan Tewas Diduga Ditendang Pria Saat Joging, Polisi Buru Pelaku 'Orang Penting' di Blora

Melansir unggahan salah satu peserta di akun TikTok @well.done6_, ia menyindir Kemnaker terkait proses kurasi perusahaan yang terlibat.

“Kemnaker gak seleksi perusahaannya dulu kah?” tulisnya, dikutip Jumat (10/10/2025).

Dalam video yang ditunjukkan, lowongan yang muncul di Maganghub mencakup posisi housekeeping, helper, hingga barista.

“Ibaratnya lu kuliah 4 tahun, keluar biaya gede tapi lowongan yang disediain pemerintahnya kek?” sambungnya.

Dukungan Publik

Unggahan tersebut mendapat banyak dukungan warganet. Mereka membandingkan Maganghub dengan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) sebelumnya, yang memberi kesempatan magang di perusahaan-perusahaan besar.

Baca Juga  Kasus Pemerasan di Kemnaker, Gaya Hidup Mewah Wamenaker Immanuel Ebenezer Terungkap

Netizen khawatir Maganghub justru disalahgunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja gratis.

“Harusnya pemerintah seleksi juga lowongannya yang sesuai (bukan pilih-pilih pekerjaan), maksudnya kan buat dapat pengalaman tapi jangan disalahgunakan perusahaan untuk dapat karyawan gratis selama 6 bulan,” tulis salah satu komentar.

Komentar lain juga menambahkan,

“Bukan milih-milih pekerjaan ya, tapi kan ini program fresh graduate D3 S1, tolonglah jangan asal-asalan.”

Fasilitas Maganghub

Meski menuai kritik, Kemnaker menegaskan peserta Maganghub tetap akan memperoleh sejumlah fasilitas. Selama magang, mereka akan menerima uang saku setara UMK/UMP, jaminan BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat resmi setelah menyelesaikan program. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *