“Pa istirahat dulu please,” tulis seorang warganet.
“Jaga kesehatan diri dulu pa” tambah akun lain.
“resign aja pak pur, ngapain belain kalo yang dibelain juga gak peduli,” komentar yang lebih kritis namun tetap menunjukkan kepedulian.
Respons Publik: Dari Doa hingga Kritik Konstruktif
Di balik empati, ada juga suara yang lebih kritis:
-“pak purbaya dikerjain ini mah, awalnya diminta benahin tapi malah kaya dijebak sm aturan yg tbtb dibuat”
“Wajarlah dibayar mahal oleh rakyat kudu semangat kerjanya” (komentar yang mengingatkan tentang tanggung jawab)
Komentar-komentar ini menunjukkan: publik tidak hanya peduli, tapi juga kritis terhadap sistem kerja yang mungkin terlalu membebani.***
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan unggahan viral media sosial dan respons publik (April 2026). Disusun kembali dari unggahan @radarbangsa_com.

