Viral

Video Perundungan Remaja Perempuan di Kota Malang Viral, Korban Ditampar dan Diancam Pelaku

×

Video Perundungan Remaja Perempuan di Kota Malang Viral, Korban Ditampar dan Diancam Pelaku

Sebarkan artikel ini
video perundungan remaja perempuan (Istimewa)
video perundungan remaja perempuan (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COMKota Malang kembali dihebohkan dengan beredarnya video perundungan remaja perempuan yang viral di media sosial.

Dalam rekaman video perundungan remaja perempuan itu, terlihat korban yang mengenakan kaus hitam menjadi sasaran kekerasan oleh tiga remaja perempuan lain.

Korban tampak ketakutan saat ditampar dan diancam secara bergantian oleh para pelaku.

Dugaan Lokasi Video Perundungan Remaja Perempuan

Peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan Sukun Gempol, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, tepatnya di sebuah akses tangga menuju makam RW 9.

Baca Juga  VIRAL! Suara Teriakan dari Dalam Mobil Boks Bikin Heboh Warga Sekitar, Ini Faktanya

Dalam video, terdengar salah satu pelaku berbicara dengan nada menantang menggunakan bahasa Jawa.

“Timbang kon ditendangi wong telu, ayo milih sopo (daripada kamu ditendangi tiga orang, pilih siapa),” ujar salah satu pelaku.

Ucapan tersebut disusul dengan ancaman lain, “Kon duwe tangan gede mosok gak gawe ngantem (kamu punya tangan besar tapi tidak dipakai untuk memukul).”

Terdapat dua video yang tersebar luas di berbagai grup WhatsApp, masing-masing berdurasi 3 menit 18 detik dan 1 menit 25 detik.

Dalam rekaman itu, aksi perundungan diduga sengaja direkam oleh salah satu pelaku.

Baca Juga  VIRAL! Video Lulusan Sekolah Penuh Haru Usai 2 Temannya Meninggal, Netizen: Nyeseknya Sampe Sini

Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kasus video perundungan remaja perempuan ini.

Namun, warganet dan masyarakat Malang mendesak agar aparat segera menindaklanjuti peristiwa tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang kembali.

Kasus video perundungan remaja perempuan ini menambah daftar panjang kejadian perundungan di kalangan remaja yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *