Viral

Sosok Aura Cinta yang Berdebat dengan Dedi Mulyadi

×

Sosok Aura Cinta yang Berdebat dengan Dedi Mulyadi

Sebarkan artikel ini
Sosok Aura Cinta yang Berdebat dengan Dedi Mulyadi
Sosok Aura Cinta yang Berdebat dengan Dedi Mulyadi

KITAINDONESIASATU.COM – Kritik yang disampaikan oleh seorang gadis SMA terhadap kebijakan Dedi Mulyadi setelah rumahnya digusur menjadi perhatian publik. Aura Cinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang melakukan penggusuran tanah lantaran tidak memiliki izin resmi.

Penggusuran tersebut dilakukan di tanah bantaran sungai yang bukan milik pemerintah, dengan tujuan untuk mengatasi masalah banjir di wilayah Jawa Barat.

Sosok Aura Cinta dikenal sebagai pribadi yang vokal. Selain menjadi pelajar, Aura juga bekerja sebagai sales pinjaman online dan pernah berkarier sebagai artis FTV. Salah satu warganet mengungkapkan bahwa dirinya sering tampil di layar kaca dan menjadi bintang iklan.

Baca Juga  Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut dan Beri Santunan untuk Keluarga Korban

Sosok Aura Cinta

Tak mengherankan jika banyak warganet penasaran dengan sosok yang berani mengkritik kebijakan tegas Dedi Mulyadi.

Selain menolak penggusuran rumahnya, Aura juga menyuarakan keberatan atas ditiadakannya acara wisuda perpisahan dan study tour.

Padahal, sebagian orang tua siswa telah menyetujui penghapusan kegiatan study tour dengan alasan biaya yang cukup memberatkan.

“Selebgram, artis ftv,” tulis akun X @Ruliyanto.

Dedi Mulyadi sedih kebijakan yang bertujuan mensejahterakan rakyat Jabar justru diperdebatkan.”Jadi Gubernur ini berusaha menurunkan beban pembayaran orang tua,” ucap Dedi Mulyadi dikutip dari Youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Baca Juga  BPOM Tarik Dua Eyeshadow Pinkflash dari Pasaran, Ditemukan Kandungan Berbahaya Ini

Dedi Mulyadi telah memberikan berbagai bantuan untuk memastikan warga Jawa Barat memiliki tempat tinggal layak, sekaligus membenahi sektor pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai Gubernur. Ia menilai, kritik seharusnya diarahkan kepada pemerintah yang mengabaikan pendidikan.

“Harusnya mengkritik pemerintah yang tidak memperhatikan pendidikan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *