Viral

VIRAL! Seorang Ibu Setia Menunggu Anaknya yang Hanyut di Sungai Lebih dari 7 Hari, Sampai Menangis

×

VIRAL! Seorang Ibu Setia Menunggu Anaknya yang Hanyut di Sungai Lebih dari 7 Hari, Sampai Menangis

Sebarkan artikel ini
Video seorang ibu menunggu anaknya (TikTok/@alfania_banta)
Video seorang ibu menunggu anaknya (TikTok/@alfania_banta)

KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah video mengharukan seorang ibu menunggu anaknya mendadak viral di media sosial.

Seorang ibu terekam setia menunggu anaknya yang hanyut di sungai selama lebih dari tujuh hari, meskipun upaya pencarian resmi telah dihentikan.

Video ibu menunggu anaknya tersebut diunggah oleh akun TikTok @alfania_banta dan langsung menarik perhatian banyak warganet.

Dalam video tersebut, terlihat sang ibu berdiri di jembatan sambil menangis pilu. Ia ditemani beberapa ibu-ibu seusianya yang berusaha menguatkan.

Baca Juga  Viral, Emak-emak Jadi Korban Begal di Bekasi, Diancam Sajam dan Sepeda Motor Raib

Suasana di sekitar jembatan tampak sunyi, hanya suara tangis dan percakapan lembut dari para pendamping yang terdengar.

Seorang wanita yang menghampiri sempat bertanya alasan sang ibu menangis.

Dengan penuh empati, wanita itu mencoba menenangkan, meminta sang ibu untuk bersabar menghadapi cobaan berat ini.

Menurut informasi, pencarian terhadap anak yang hilang tersebut telah resmi dihentikan setelah tujuh hari tanpa hasil.

Meski begitu, sang ibu tetap berharap dan menunggu di tepi sungai, menolak meninggalkan tempat di mana anaknya terakhir terlihat.

Komentar Netizen tentang Ibu Menunggu Anaknya yang Hanyut

Unggahan video ini mengundang banyak komentar dari netizen.

Baca Juga  Susi Pudjiastuti Soroti Kondisi Toilet Sekolah, Siap Mulai Perbaikan di Pangandaran

Beberapa memberikan dukungan moral, namun tak sedikit pula yang menyarankan agar sang ibu mengikhlaskan kepergian anaknya.

Ada juga netizen yang mengkritik proses pencarian yang dinilai kurang maksimal.

Tak sedikit pula yang menyarankan pendekatan spiritual, seperti membaca selawat sebagai ikhtiar untuk menemukan korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *