Viral

VIRAL! Oknum Guru SMKN 3 Cimahi Diduga Lecehkan Siswa, Sekolah Langsung Ambil Tindakan Tegas

×

VIRAL! Oknum Guru SMKN 3 Cimahi Diduga Lecehkan Siswa, Sekolah Langsung Ambil Tindakan Tegas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Oknum Guru SMKN 3 Cimahi (Pixabay)
Ilustrasi Oknum Guru SMKN 3 Cimahi (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COMJagat maya tengah dihebohkan dengan kabar dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan guru SMKN 3 Cimahi, Jawa Barat.

Peristiwa yang terjadi di lingkungan guru SMKN 3 Cimahi ini mencuat setelah akun Instagram @aliansipelajarcmh mengunggah sebuah postingan dengan desain berlatar merah hitam bertuliskan “SMK Negeri 3 Cimahi Darurat Pelecehan Seksual.”

Unggahan tersebut langsung menyebar luas dan memicu gelombang reaksi dari publik, terutama kalangan pelajar dan orang tua.

Dalam unggahan itu juga terlihat ilustrasi pelajar yang disamarkan identitasnya, memperkuat dugaan bahwa korban berasal dari kalangan siswa.

Baca Juga  Resmi Jadi Istri Virgoun, Begini Panggilan Anak-Anak untuk Lindi Fitriyana

Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut menuai ribuan komentar dan dibagikan ke berbagai platform media sosial, menjadikan nama sekolah tersebut trending di dunia maya.

Respon Sekolah Terhadap Oknum Guru SMKN 3 Cimahi

Menurut pihak sekolah, pelaku merupakan seorang guru pendidikan agama yang kini sudah tidak lagi mengajar di sekolah tersebut.

Pihak sekolah dikabarkan bergerak cepat setelah menerima laporan dari teman korban.

Segera setelah laporan masuk, dilakukan proses klarifikasi terhadap guru bersangkutan serta siswa yang disebut menjadi korban.

Dari hasil pemeriksaan internal, pihak sekolah memastikan bahwa kasus ini telah ditangani secara tegas dan tuntas.

Baca Juga  Baso Aci Mang Ono di Garut Jadi Buruan Pecinta Pedas

Guru yang diduga melakukan pelanggaran etik tersebut telah mengundurkan diri secara sukarela pada 3 November 2025.

Dengan demikian, yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari tenaga pendidik di SMKN 3 Cimahi.

Selain itu, pihak sekolah juga menegaskan telah memberikan pendampingan psikologis serta trauma healing bagi siswa yang diduga menjadi korban.

Layanan ini dilakukan oleh tim Bimbingan Konseling (BK) dan unit penanganan kekerasan seksual yang sudah terbentuk di sekolah.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kasus oknum guru SMK Negeri 3 Cimahi dan upaya pemulihan kondisi mental korban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *