KITAINDONESIASATU.COM – Warga Bekasi dibuat terkagum-kagum pada Rabu sore, 29 Oktober 2025, saat menyaksikan fenomena langit yang menakjubkan. Sebuah awan berwarna-warni menyerupai pelangi membentang di langit bagian barat, menciptakan pemandangan langka yang langsung menjadi sorotan warga dan viral di media sosial.
Fenomena ini dikenal dengan nama “Iridescent Cloud” atau awan iridesen.
Fenomena ini bukan pertanda bencana atau kejadian mistis, melainkan fenomena optik alami. Terbentuk akibat pembiasan dan difraksi cahaya matahari oleh butiran air atau kristal es yang sangat halus dalam awan, biasanya di tepi awan Cumulus, Altocumulus, atau Cirrocumulus. Interaksi cahaya dengan partikel ini memisahkan spektrum warna menjadi merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu, menciptakan efek pelangi.
Para ahli meteorologi menjelaskan bahwa awan iridesen menandakan kondisi atmosfer yang stabil namun lembab di lapisan atas. Fenomena ini biasanya berlangsung hanya beberapa menit, tergantung intensitas cahaya dan kecepatan pergerakan awan, sehingga hanya sedikit orang yang beruntung dapat menyaksikannya secara langsung. Selain Indonesia, fenomena ini juga tercatat terjadi di Thailand, Jepang, India, dan Filipina.
Dari sisi meteorologi, awan iridesen dapat menjadi indikasi pertumbuhan awan konvektif yang signifikan, seperti awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan deras atau badai lokal. BMKG menegaskan bahwa fenomena ini tidak berbahaya, terutama di wilayah tropis saat musim pancaroba.
Bagi warga yang ingin mengabadikan momen ini, disarankan untuk tidak menatap langsung matahari, melainkan menggunakan kacamata hitam atau filter kamera. Keindahan awan iridesen ini mengingatkan bahwa Bumi masih menyimpan banyak fenomena optik menakjubkan yang bisa muncul kapan saja. (*)


