KITAINDONESIASATU.COM – Nama Junko Furuta kembali ramai dibicarakan setelah YouTuber Nessie Judge menampilkan foto dirinya dalam sebuah video bersama NCT Dream. Keputusan Nessie untuk memasang foto tersebut membuatnya menjadi sasaran kecaman warganet Jepang, hingga unggahannya viral di media sosial.
Meski Nessie Judge yang kini berusia 32 tahun telah menyampaikan permintaan maaf, banyak netizen Jepang tetap mengkritiknya karena dianggap tidak tulus. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik: siapa sebenarnya Junko Furuta, dan mengapa fotonya menimbulkan reaksi keras?
Mengutip laporan Daily Mail, Junko Furuta adalah seorang siswi SMA yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan brutal di Jepang. Tragedi yang menimpanya disebut sebagai salah satu kasus kriminal paling kejam di Jepang pascaperang.
Furuta diculik oleh empat remaja anggota geng Chinpira yang memiliki kaitan dengan Yakuza, yaitu Hiroshi Miyano (18), Yasushi Watanabe (17), Jo Ogura (17), dan Shinji Minato (16). Keempatnya membawa Furuta saat ia pulang dari pekerjaan paruh waktu di pabrik pada 25 November 1988.
Korban kemudian disekap selama 40 hari di sebuah gudang dan mengalami kekerasan, pelecehan, serta penyiksaan yang sangat kejam. Untuk bertahan hidup, ia terpaksa menuruti kemauan para pelaku, namun pada hari ke-40 Furuta meninggal akibat kekerasan dan malnutrisi yang parah.
Lebih mengerikannya lagi, tubuh Furuta kemudian dimasukkan ke dalam drum minyak berisi semen demi menutupi kejahatan tersebut. Kasus ini membuat Junko Furuta dikenang sebagai korban pembunuhan dan kekerasan paling sadis di Jepang era modern.
Semasa hidupnya, Furuta dikenal sebagai siswi yang pintar, ceria, serta bercita-cita bekerja di bidang elektronik dan menjadi idola. Kasus yang menimpanya meninggalkan luka mendalam di masyarakat Jepang hingga kini. (*)


