KITAINDONESIASATU.COM – Hotel Indonesia Syariah Pekalongan tengah ramai diperbincangkan setelah berseteru dengan Rama Sahid. Pihak manajemen diketahui mengusir Rama yang memesan kamar melalui aplikasi online.
Pengusiran itu terjadi lantaran Rama menolak membayar selisih harga dari jumlah yang sudah dibayarkan di aplikasi. Rama mengaku terkejut karena aturan mengenai tambahan biaya tersebut tidak tercantum dalam aplikasi saat ia melakukan pemesanan.
Melalui akun TikTok @ramasahid pada 14 Agustus 2025, ia membagikan video yang merekam momen pengusiran tersebut.
“Oknum hotel kalan argumen, masih belum terima. salah malah diusir!,” tulisnya.
Dari kolom komentar, seorang pengguna TikTok dengan akun @tiktok membagikan potret aturan yang ditempel di front office Hotel Indonesia Syariah Pekalongan. Pesan itu berisi permintaan agar konsumen membayar selisih dari harga pemesanan aplikasi online.
Berikut isi pengumuman yang kini viral:
ATTENTION
Kepaa Yth Customer Hotel Indonesia Pekalongan
Dengan ini kami selaku Managemen Hotel Indonesia Pekalongan memberitahukan bahwa harga minimal pembayaran di aplikasi adalah Rp150 (Seratus Lima Puluh Ribu). Maka dari itu di mohon para customer Hotel Indonesia Pekalongan untuk membayar selisih harga tersebut.
Terima kasih perhatiannya.


