KITAINDONESIASATU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, tengah jadi sorotan publik usai kabar dirinya sengaja mengumpulkan ribuan ASN Pemprov Bali melalui Zoom hanya untuk memarahi mereka.
Emosi itu disebut muncul karena surat edaran terkait pungutan donasi untuk korban banjir di Bali bocor ke publik.
Surat Edaran Pungutan Donasi Bocor
Dalam edaran yang beredar, tercantum aturan sumbangan wajib mulai dari Rp100.000 hingga Rp1.250.000. Kebijakan ini menuai kritik, apalagi setelah diketahui pungutan ditujukan untuk membantu penanganan bencana banjir di Bali.
Makian Kasar dari Sekda Bali
Seorang ASN mengaku masih mengingat jelas tiga kalimat makian yang dilontarkan Dewa Made Indra saat Zoom.
“Kurang lebih kata-kata yang tiang ingat sampai kapanpun dan ampura masih emosi sampai sekarang,” tulis ASN itu di media sosial.
Adapun kalimat yang disebutkan adalah :
‘Kalian adalah gerombolan biadab yang berpendidikan tinggi
Kalian adalah orang yang tidak pernah berorganisasi, tidak tahu etika organisasi
Kalian adalah orang goblok yang tak tau mana atasan dan bawahan dalam berorganisasi’
Unggahan ASN tersebut langsung menuai komentar dari warganet.


