Akun @rhma.dya menulis, “Tiap hari lewat sana, gak harus bayar da seikhlasnya itu mah abang2 nya ngatur alur aja soalnya kan giliran nyebrang’y, kalo gak ada yg ngatur mau gmn? Bisi tabrakan d tengah2 jembatan sok,,”.
Akun @silfia_rachma juga menambahkan, “Mereka engga pernah maksa pa, justru kami mrasa terbantu dan kalo malem alhamdulillah kalo ada mereka kami merasa lebih aman.”.
Namun, akun @neng.suci_ menulis, “wisata di jawa barat pinuh ku pungli pak @dedimulyadi71 !”.
Akun @geripz juga menegaskan, “PUNGLI JABAR TEU BERES!”.
Mereka menilai bahwa apapun bentuknya, meminta uang tanpa izin resmi tetaplah pungli.
Warganet juga memberikan saran agar pemerintah daerah menempatkan petugas resmi seperti Dishub atau Polantas untuk mengatur lalu lintas di jembatan tersebut.
Akun @saya.asn menulis, “Gawekeun ti pemerintah pak jang ngajagaan nu didinya na atu ulah ku warlok , misal dishub atau naon weh meh teu makan gajih buta”.
Sementara itu, ada yang mengusulkan teknologi pintu otomatis untuk menggantikan peran manusia.
Dedi Mulyadi: Tindak Tegas Pungli
Gubernur Dedi Mulyadi dikenal dengan aksi tegasnya memberantas pungli.

