Dalam unggahan di platform X, ia menulis: “Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak menggunakan narkoba! The New York Times mengada-ada. Saya mencoba resep ketamin beberapa tahun yang lalu, dan itu sudah saya ungkapkan di X. Ini membantu beberapa orang keluar dari jurang depresi, tapi saya tidak menggunakannya lagi sejak itu.”
Elon Musk memang sosok kontroversial. Di balik segala inovasi dan visinya yang besar, ia juga manusia biasa, dengan sisi rentan, tekanan hidup, dan perjuangan menghadapi sorotan dunia.
Apa pun yang terjadi, kisah ini menjadi pengingat bahwa manusia, bahkan yang paling jenius sekalipun, punya titik lemahnya sendiri.***
