KITAINDONESAISATU.COM-Perajin bedug di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai merasakan nyaringnya bunyi bedug hasil karyanya. Betapa tidak, menjelang bulan suci Ramadhan permintaan masyarakat akan gendang berukuran besar itu semakin meningkat.
Hai itu dirasakan Abdul Manaf (47), salah satu perajin bedug di Kampung Pondok Jati Utara, Jalan Japos Raya, Gang Haji Elung, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan
Baru empat hari menuju Bulan Ramadan, Manaf sudah menerima orderan sebanyak 7 bedug. “Alhamdulillah dari seminggu sebelum puasa ini sudah mulai banyak pesanan, kira-kira ada tujuh pesanan,” kata Manaf seperti dilansir Tangselpos.id, kemarin.
Manaf yang menekuni sebagai perajin bedug sejak 2017, bedug yang diproduksinya mulai dari yang kecil, sedang, hingga besar.
Untuk ukuran kecil berdiameter 34 centimeter dan panjang 50 centimeter, sedang memiliki diameter 38 centimeter dan panjang 63 centimeter, dan untuk ukuran besar berdiameter 60 centimeter dengan panjang 90 centimeter. Sedangkan bahan-bahan yang digunakan terdiri dari drum bekas berbahan besi dan kulit kambing.
Untuk membuat bedug ukuran kecil, kata Manaf, dibutuhkan waktu kurang lebih dua hari, sementara ukuran besar bisa memakan waktu hingga tiga hari. “Kulit kambing dapat dari tempat potong hewan di daerah sini, tapi kalau lagi enggak ada biasanya saya beli ke Tanah Abang,” ungkapnya.
Manaf menuturkan, meski hingga saat ini sudah banyak permintaan bedug, namun ia belum memastikan apakah penjualan tahun ini lebih bagus dibanding tahun lalu. Sebab, dari pengalamannya, masyarakat yang akan membeli bedug bisa sampai memasuki hari raya Idul Fitri.
Untuk bedug ukuran kecil dibanderol Rp 250.000, ukuran sedang Rp 500.000, dan yang paling besar dan mahal hanya Rp 850.000.
Tahun lalu, Manaf bisa menjual 70 bedug dengan omzet hingga puluhan juta rupiah. “Tahun lalu saya jual sampai 70 bedug. Permintaan paling banyak yaitu bedug ukuran besar,” tuturnya.
Manaf menambahkan, beduah hasil sentuhan tangannya sudah dikirim ke berbagai daerah. “Selain dijual untuk wilayah sekitar, ada juga (dikirim) ke Jabodetabek, Riau, Samarinda, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga ke Samarinda,” ungkapnya.





