KITAINDONESIASATU.COM– Kecamatan Bogor Barat kini menjadi sorotan dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan target ambisius untuk naik kelas pada tahun 2025.
Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis telah diambil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih dinamis.
Pada tahun 2024, Kecamatan ini berhasil meraih penghargaan bergengsi atas keberhasilan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk sekitar 5.000 UMKM dari total 13.000 yang ada di wilayah tersebut.
“Angka ini menunjukkan komitmen kami dalam membantu legalitas usaha kecil agar semakin berkembang,” jelas Dudi Fitri Susandi pada Senin, 24 Februari 2025.
Inovasi terus berlanjut dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang menetapkan UMKM di Kecamatan Bogor Barat sebagai pilot project pemberdayaan masyarakat melalui UMKM.
“Di awal tahun 2025, BRI datang ke Bogor dan menjadikan ini sebagai proyek percontohan,” tambah Dudi.
Sebagai langkah awal, pihak Kecamatan telah mengadakan pelatihan operator bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka melalui aplikasi digital.
“Kami juga telah mengadakan sosialisasi literasi digital di Foodcourt Yasmin untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi,” ungkapnya.
Dudi menekankan bahwa peningkatan kelas UMKM tidak hanya diukur dari segi pendapatan.





