KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu usaha mikro yang berada di bawah pendampingan Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin, yakni GoPurun, terus menorehkan prestasi melalui inovasi produk berbasis lingkungan. Setelah mengikuti program UMK Academy 2024, GoPurun tidak hanya sukses memperoleh sertifikasi halal dari Sucofindo, tetapi juga memperluas cakupan produknya dari sedotan alami ke pembuatan biofoam yang menyasar pasar kuliner dan kafe.
UMKM yang berasal dari Kota Banjarmasin ini memanfaatkan tanaman purun—sejenis tumbuhan liar yang tumbuh subur di lahan gambut—sebagai bahan utama sedotan ramah lingkungan. Dengan total area lahan gambut mencapai sekitar 562.000 hektare, Kalimantan Selatan memiliki potensi luar biasa dalam penyediaan bahan baku purun untuk kebutuhan nasional.
Program UMK Academy dari Pertamina membekali GoPurun dengan pelatihan komprehensif yang mencakup tujuh modul utama, mulai dari strategi finansial, pemasaran, hingga transformasi digital. Selain itu, GoPurun juga mengikuti pelatihan Go Digital Pertamina guna mengoptimalkan branding dan pemasaran melalui platform daring. Saat ini, GoPurun mampu memproduksi lebih dari 30.000 sedotan purun setiap bulan dan telah menjangkau pasar di berbagai wilayah seperti Sabang, Surabaya, hingga Bali—serta mulai menargetkan pasar ekspor.
Dalam rangka mendukung pertumbuhan usaha, dua figur muda yang memimpin Rumah BUMN Banjarmasin—Ulil Amri (CEO) dan Yoga Pratama (CFO)—melakukan kunjungan langsung ke lokasi produksi GoPurun. Mereka berdialog dengan Yamin, pemilik GoPurun, untuk membahas potensi perluasan pasar internasional, penguatan identitas digital, dan pengembangan teknologi berbasis purun.
“Inisiatif GoPurun bukan sekadar produk alternatif, tetapi solusi konkret terhadap permasalahan sampah plastik di tanah air. Kami tengah mengembangkan biofoam dari limbah purun untuk menjawab permintaan pasar yang semakin sadar lingkungan,” jelas Yamin, Selasa (3/6/2025)
Pertamina melalui Rumah BUMN Banjarmasin juga memberikan dukungan penuh, termasuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan visualisasi produk agar lebih menarik dan kompetitif di dunia digital.
Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, menyatakan:
“GoPurun menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu melahirkan inovasi dan turut berperan dalam isu global seperti pengurangan limbah plastik. Pertamina berkomitmen terus membina UMKM yang berwawasan lingkungan dan berpotensi menembus pasar global.”
Upaya GoPurun juga sejalan dengan visi Asta Cita dari Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin ketiga: menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong semangat kewirausahaan, serta mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.
GoPurun menjadi contoh nyata bagaimana pelaku UMKM mampu bergerak dari pengolahan bahan lokal menuju penciptaan produk bernilai tambah tinggi. Dengan dukungan berkelanjutan dari Pertamina, GoPurun membuktikan bahwa inovasi dari daerah mampu menjawab tantangan global—membawa semangat hijau dari rawa gambut Kalimantan untuk masa depan yang berkelanjutan. (Anang FadhiIah)





