Mundo Deportivo menyebutkan bahwa Araujo bersama agennya mengajukan permintaan langsung kepada manajemen klub karena ia merasa tidak berada pada kondisi terbaik, dan khawatir performanya yang goyah dapat memberikan dampak buruk bagi tim.
Barcelona pun menunjukkan dukungan penuh kepada kapten mereka itu, memberikan waktu tanpa batas hingga Araujo benar-benar pulih sebelum kembali merumput.
Kartu merah yang diterimanya dalam kekalahan 3-0 dari Chelsea menjadi pukulan mental besar. Bek Uruguay tersebut menerima gelombang kritik keras usai pertandingan itu, menempatkannya dalam tekanan luar biasa.
Menjelang duel melawan Atletico, pelatih Hansi Flick meminta media dan publik untuk menghargai privasi sang pemain berusia 26 tahun tersebut.
“Araujo belum siap bermain. Untuk Raphinha, kami terus memantaunya. Dia sempat ikut rondo lalu berhenti. Saya percaya Raphinha bisa tampil penuh. Tapi Ronald tidak. Ini urusan pribadi dan saya tidak ingin membahas lebih jauh. Saya harap semua menghormati keinginannya,” ujar Flick.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, turut menyuarakan dukungan bagi Araujo.


