“Kami penuh semangat dan percaya diri menghadapi final melawan rival terbesar seperti Barcelona,” ujar Ancelotti di situs resmi Real Madrid.
Ancelotti juga mengingatkan kepada tim untuk belajar dari kekalahan sebelumnya dalam El Clasico dan menghindari kesalahan yang sama.
“Kami akan fokus pada kekuatan kami dan memastikan kami tidak mengulangi kesalahan sebelumnya.”
Di sisi lain, Barcelona tiba di final dengan rekor impresif, berhasil mengalahkan Barbasto 4-0 dan Athletic Club 2-0 di semifinal.
Gavi dan Lamine Yamal menjadi pahlawan kemenangan tim dalam laga-laga tersebut.
Ancelotti mengakui kecerdikan strategi Barcelona, terutama dalam jebakan offside yang sering mereka terapkan dalam pertandingan penting.
“Ini adalah hal yang sudah kami evaluasi dengan baik, dan kami siap menghadapinya,” kata Ancelotti.
Jude Bellingham juga menjadi sorotan utama bagi Real Madrid, dengan penampilan impresifnya meski sempat merasa kelelahan.
“Dia adalah pemain luar biasa yang sering menjadi pembeda di momen-momen krusial,” tambah Ancelotti.


