Kongo ingin mengulang sejarah, karena terakhir kali tampil di Piala Dunia adalah tahun 1974 saat negara itu bernama Zaire.
Nigeria kini harus memulai lagi dari awal. Kapten William Troost-Ekong menguatkan para pendukung dengan mengatakan, “Kami sangat hancur. Saya bangga pada semua pemain. Ada banyak hal positif, masa depan tim cerah… tapi hari ini benar-benar berat.”
Pertanyaan pun muncul mengenai masa depan Eric Chelle. Namun ia menegaskan dirinya masih layak memimpin Super Eagles. “Silakan tanya NFF. Saya bekerja keras, memberikan yang terbaik. Bila ada sesuatu yang terjadi, saya tahu saya bukan satu-satunya.”
Ketiadaan striker utama Victor Osimhen juga menjadi pukulan berat. Penyerang Galatasaray itu, yang telah mencetak 31 gol dari 43 penampilan, harus ditarik keluar setelah babak pertama akibat masalah hamstring. Osimhen pun dipastikan tak bisa memperkuat Nigeria di Piala Dunia 2026.***

