KITAINDONESIASATU.COM – Setelah tiga kali bertanding belum pernah merasakan kemenangan, PSBS Biak akhirnya berhasil memenangi petandingan, Kamis (13/9/2024).
PSBS Biak memperoleh poin penuh setelah mengalahkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-4 Liga 1 2024-2025.
Bermain di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali PSBS Biak berhasil menundukkan lawannya dengan skor 3-1.
Memperoleh 3 gol melawan tim papan atas Liga 1 Indonesia cukup memberi kejutan bagi PSBS Biak, akan menjadi awal kebangkitannya.
Seperti kita ketahui tiga kali berlaga PSBS Biak tidak pernah menang dan selalu kalah sejak laga pertama hingga ketiga.
Laga perdana 4-1 dari Persib Bandung, laga kedua 1-2 dari PSM Makassar dan laga ketiga 1-0 dari PSIS Semarang.
Pasca jeda FIFA macthday memberikan kesempatan untuk mengevaluasi pemain secara menyeluruh.
Dan hasilnya memang bisa dibuktikan, PSBS Biak mampu mengalahkan Persija Jakarta dengan sempurna dengan skor 3-1.
Kemenangan PSBS Biak memberikan dampak positif kepada tim dan membawa peringkat klasemen sementara di posisi ke-13 dengan3 poin.
PSBS Biak yang datang dengan status jawara Liga 2 2023-2024 ini memiliki sederet pemain asing yang baru pertama bermain di Liga 1 Indonesia.
Salah satunya adalah Abel Arganaraz, asal Argentina berusia 26 tahun dengan posisi pemain depan tengah.
Meski demikian Abel juga mampu bermain sebagai sayap kiri dan sayap kanan, sehingga tak heran jika dia sekali waktu sebagai winger.
Pemain kelahiran San Miguel de Tucuman ini tumbuh di erah Lionel Messi dan pernah masuk di Timnas Argentina U-17.
Namun sayang karir sepakbola di negaranya akhirnya tidak mampu tembus di Timnas Senior.
Biasanya, pemain Argentina yang tumbuh di era Lionel Messi, menjadikan mantan pemain Barcelona itu sebagai panutan.
Tapi hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi striker PSBS Biak, Abel Arganaraz ini.
Meskipun dia mengenal pemain mega bintan Argentina, Lionel Messi, dia justru mengidolakan Karim Benzema dan Gonzalo Higuain.
Arganaraz menuturkan dua pemain itu adalah panutan bagi striker di sepak bola modern. Cara bermain keduanya sangat efektif.
“Saya suka bagaimana mereka mencari ruang dan bergerak untuk mencetak gol,” papar penyerang 26 tahun ini.
Arganaraz menuturkan Benzema dan Higuain juga yang menjadikannya seorang striker.
Dia belajar banyak pada keduanya ketika masuk di Timnas Argentina U-17, meskipun akhirnya tidak tembus ke tim senior.
Arganaraz berharap kariernya bersama PSBS bisa moncer, seperti temannya Alexis Messidoro, pemain Dewa United.
“Ya saya mengenal Messidoro karena sama-sama dari Argentina,” kata Abel.
Di sisi lain dia tidak mengenal sama sekali dengan teman satu tim di PSBS Biak.
“Tapi saya tidak mengenal siapapun di PSBS sebelumnya, tapi perlahan saya mencoba mengenal dan adaptasi dengan baik,” paparnya.
Abel menyebut, dirinya baru pertama kali bermain di Indonesia, ia mengaku sangat takjub.
Menurutnya sepakbola di Indonesia sangat bagus dan penuh skill, hal ini membuat dirinya lebih bersemangat lagi.
“Dan memang semua baru bagi saya. Perlahan, saya akan menemukan performa terbaik untuk berikan yang terbaik bagi PSBS,” harapnya.
Seperti kita ketahui sejauh ini Abel Arganaraz telah menyumbangkan 3 gol kepada PSBS Biak selama 4 laga yang dijalani.
Gol pertama dikoleksi ketika PSBS Biak menghadapi PSM Makassar kemudian saat melawan Persija berhasil mengoleksi 2 gol. **
