KITAINDONESIASATU.COM – Kemenangan ternyata tak cukup memuaskan. Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, meluapkan kekecewaannya meski timnya menang 2-1 atas Mauritania dalam laga uji coba di Stadion Alberto Armando, Buenos Aires, Sabtu (28/3) pagi WIB.
“Hari ini tim tidak tampil baik. Kami harus bekerja keras lagi,” ujar Scaloni, mengisyaratkan ada yang salah dengan performa anak asuhnya.
Yang bikin publik terkejut, Argentina national football team justru kalah agresif dari Mauritania. Berdasarkan statistik, tim yang diperkuat Lionel Messi hanya mencatat tujuh tembakan (empat tepat sasaran), sementara lawan mampu melepas 11 percobaan dengan jumlah akurasi yang sama.
“Tidak ada lawan yang mudah. Tapi saat kami bermain bagus, kami bisa bersaing dengan siapa pun,” tambah Scaloni, mencoba meredam kritik.
Drama belum berhenti di situ. Kabar pahit datang dari dua pemain muda Argentina. Joaquin Panichelli dipastikan absen panjang usai cedera lutut saat latihan, sementara Juan Foyth mengalami robek achilles sejak Januari saat membela Villarreal. Keduanya terancam gagal tampil di Piala Dunia 2026.
“Kamis yang sangat sedih untuk Joaquin, juga untuk Juan,” kata Scaloni.
Dalam laga tersebut, Argentina sempat unggul lewat gol Enzo Fernández (17’) dan Nico Paz (32’), sebelum Mauritania memperkecil ketertinggalan lewat gol dramatis Jordan Lefort di menit akhir.
Meski menang, performa ini jadi alarm keras bagi Argentina jelang agenda berikutnya melawan Zambia national football team dan persiapan menuju Piala Dunia 2026. (*)

