KITAINDONESIASATU.COM – Sosok Bejo Sugiantoro, lahir pada 2 April 1977, adalah sosok legendaris dalam dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi Persebaya Surabaya.
Kariernya dimulai dari klub internal Persebaya, Indonesia Muda, sebelum bergabung dengan tim junior Persebaya dan tampil impresif di Piala Haornas 1994.
Kemampuannya yang menonjol membawanya terpilih dalam program PSSI Primavera, sebuah inisiatif pengembangan pemain muda Indonesia.
Jadwal Acara Trans TV Rabu, 26 Februari 2025: Training Day Way Down
Sebagai pemain profesional, Bejo dikenal sebagai bek tangguh dan setia membela Persebaya Surabaya.
Selain itu, ia juga pernah memperkuat klub-klub lain seperti PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, Persidafon Dafonsoro, dan Deltras Sidoarjo.
Di kancah internasional, Bejo menjadi andalan Tim Nasional Indonesia dengan 45 penampilan dan menyumbangkan dua gol antara tahun 1997 hingga 2004. Prestasi bersama timnas termasuk meraih medali perak di SEA Games 1997 dan medali perunggu di SEA Games 1999.
Setelah pensiun sebagai pemain, Bejo melanjutkan kontribusinya di dunia sepak bola sebagai pelatih.
Ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih di Persebaya Surabaya dan pada tahun 2024 dipercaya menjadi pelatih kepala Deltras Sidoarjo.
Inilah Daftar Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 1446 Hijriah di Jawa Timur
Di bawah kepemimpinannya, Deltras berhasil melaju hingga babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025.
Tragisnya, pada 25 Februari 2025, Bejo Sugiantoro meninggal dunia pada usia 47 tahun.
Ia terjatuh secara tiba-tiba usai bermain sepak bola bersama mantan pemain Persebaya di Lapangan SIER, Surabaya, Selasa (25/2/2025).
Meskipun sempat dilarikan ke RS Royal Surabaya, nyawanya tidak tertolong.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, dan para penggemar sepak bola di Indonesia.
Acara RCTI Rabu, 26 Februari 2025: Cokelat Rasa Cinta hingga Mencintaimu Sekali Lagi
Bejo juga dikenal sebagai ayah dari Rachmat Irianto, pemain profesional yang saat ini membela Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia.
Warisan dedikasi dan kontribusi Bejo Sugiantoro terhadap sepak bola Indonesia akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Menurut CEO Deltras FC, Amir Burhanuddin mengatakan Bejo meninggal dunia karena serangan jantung usai bermain bola di bersama klub Rosita FC yang menggelar latihan terakhir sebelum bulan puasa.
Namun latihan itu juga menjadi akhir dari kehidupan Bejo Sugiantoro yang dinyatakan meninggal dunia oleh dokter sekitar pukul 17.20 WIB. **


