KITAINDONESIASATU.COM – Drama panas langsung pecah di Bangkokthonburi University Gymnasium, Jumat (12/12), ketika timnas futsal putri Indonesia harus menelan kekalahan 1-3 dari Vietnam pada laga perdana Grup B SEA Games Thailand 2025. Hasil pahit ini membuat Indonesia terpuruk di dasar klasemen dengan nol poin.
Vietnam kini melaju di puncak klasemen sementara dengan tiga poin, sedangkan Myanmar — yang belum turun bertanding — mengintai di peringkat kedua. Situasi ini membuat duel Indonesia kontra Myanmar pada Sabtu (13/12) menjadi partai hidup-mati, mengingat hanya juara grup dan runner-up yang berhak melaju ke semifinal.
Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan langsung memanas. Indonesia mencoba membuka peluang lewat aksi Agnes Matulapelwa dan Nisma Francida, namun sepakan mereka masih gagal memecah kebuntuan. Vietnam tak tinggal diam. Gempuran Nguyen Phuong Anh dan Le Thi Thanh Ngan juga belum mampu merobek gawang Sella Salsadila.
Vietnam bahkan mendapat kesempatan emas lewat second penalty dari Le Thi Thanh, tetapi Sella tampil heroik menggagalkan tendangan tersebut. Babak pertama pun ditutup dengan skor sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif melalui peluang berbahaya dari Dinar Kartika dan Nisma. Namun ironisnya, justru Vietnam yang mampu lebih dulu memecah kebuntuan lewat gol Tran Thi Thuy Trang pada menit ke-24.
Belum sempat bangkit, Indonesia kembali dikejutkan dengan gol kedua Vietnam dari titik penalti Le Thi Thanh Ngan pada menit ke-28. Serangan demi serangan timnas putri tak mampu menembus pertahanan rapat Vietnam. Kesalahan kecil kembali berbuah petaka pada menit ke-37 ketika Nguyen Phuong Anh melesakkan gol ketiga bagi Vietnam.
Indonesia baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-39 melalui aksi Anastasia Olin. Namun gol tersebut hanya menjadi pelipur lara, karena laga berakhir 1-3 — hasil yang jelas membuat peluang Indonesia menuju semifinal kian berat. (*)


