Memasuki babak kedua, Madrid tampil lebih agresif dan terus menekan lini pertahanan Valencia meski Bellingham gagal mengeksekusi penalti. Gol Rodrygo pada menit ke-60 dianulir karena offside tipis, namun Madrid semakin bertekad mencetak gol.
Sebuah insiden besar terjadi pada menit ke-78 saat Vinicius Jr. diusir wasit usai terlibat keributan dengan kiper lawan. Meski kekurangan satu pemain, Madrid tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan mampu membalikkan keadaan.
Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-85 lewat aksi Luka Modric yang menyambut umpan cemerlang dari Bellingham. Ketegangan mencapai puncaknya ketika Bellingham mencetak gol kemenangan di menit tambahan setelah memanfaatkan kesalahan bek Valencia.
Kemenangan ini membuat Madrid naik ke puncak klasemen dengan 43 poin.
“Pujian bagi tim yang berhasil bangkit meskipun bermain dengan kekurangan pemain,” kata Ancelotti di Madrid Official.
Ancelotti juga menyoroti penampilan buruk timnya di babak pertama dan pentingnya memperbaiki keseimbangan permainan. Namun, ia memuji penampilan luar biasa dari pemain di babak kedua, terutama Bellingham dan Modric.
Vinicius Jr. menjadi sorotan setelah menerima kartu merah dalam insiden yang kontroversial, dan Madrid berencana untuk mengajukan banding.
Ancelotti berharap keputusan tersebut dapat dibatalkan karena Vinicius merupakan pemain kunci bagi tim.***

