KITAINDONESIASATU.COM – Menjadi pemain profesional memang harus siap mental dan mampu mengendalikan emosi dalam setiap pertandingan.
Mengingat seluruh tindakan apapun yang tidak sesuai dengan aturan main yang ditetapkan Komisi Disiplin PSSI akan mendapatkan sanksi.
Tindakan yang dilakukan diluar kontrol, karena emosi, balas dendam ataupun kecerobohan yang disengaja akan berakibat vatal, tentu akan merugikan klub.
Seperti yang dialami gelandang Persebaya Andre Cobra Oktaviansyah bakal absen dalam tiga laga ke depan.
Mengingat Komisi Disiplin PSSI telah mengeluarkan surat keputusan bernomor 015/L1/SK/KD-PSSI/IX/2024 untuk menjatuhkan sanksi tambahan.
Sanksi yang dijatuhkan kepada Cobra atas pelanggaran berujung kartu merah dalam laga melawan Persita Tangerang pekan lalu.
Andre menerima kartu merah langsung setelah kedapatan lewat tayangan VAR memukul pemain Persita Tangerang, Badrian Ilham.
Laga itu digelar dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (14/9/2024) lalu.
Awalnya Cobra sempat dihukum kartu kuning, namun, wasit meralat menjadi kartu merah setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR.
“Merujuk kepada Pasal 49 ayat 1 huruf (d) dan ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Sdr. Andre diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat dan denda sebesar Rp10.000.000,” demikian bunyi surat Komdis.
Artinya Cobra absen tiga laga, satu laga hukuman kartu merah, plus dua laga sanksi tambahan Komdis, yang harus di jaalani Cobra.
Kepada tim pelatih dan rekan-rekannya, pun kepada Ilham, Cobra sudah meminta maaf.
Dia bertekad tidak akan mengulanginya kepada siapa pun, tim pelatih pun sudah memberikan teguran kepada Cobra. **


