KITAINDONESIASATU.COM – Pertarungan penentuan nasib bakal tersaji di Arena Naţionala, Jumat (30/1) dini hari WIB, saat wakil Rumania FCSB menjamu raksasa Turki Fenerbahce pada laga pamungkas fase liga Liga Europa 2025/2026. Bagi tuan rumah, pertandingan ini menjadi duel hidup atau mati untuk menjaga peluang melangkah ke babak play-off.
FCSB saat ini masih terpuruk di papan bawah, menempati peringkat ke-29 klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Mereka tertinggal dua angka dari batas aman zona play-off yang kini ditempati Celtic di posisi ke-24.
Tak ada pilihan lain bagi pasukan Elias Charalambous selain menang, sambil berharap hasil laga lain berpihak. Sebaliknya, Fenerbahce datang dengan situasi jauh lebih nyaman. Klub asal Turki itu bercokol di peringkat ke-18 dengan 11 poin dan nyaris memastikan tiket play-off. Meski demikian, pelatih Domenico Tedesco dipastikan tetap mengincar kemenangan demi posisi undian yang lebih menguntungkan.
Dari catatan pertemuan, Fenerbahce unggul atas FCSB dalam dua duel terakhir di Liga Europa 2009. Tren performa terkini juga tak berpihak pada tuan rumah. FCSB tampil inkonsisten dengan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir, termasuk dua hasil buruk dengan kebobolan besar.
Sementara itu, performa Fenerbahce terbilang naik-turun, namun tetap menunjukkan kualitas sebagai tim berpengalaman di kompetisi Eropa, dengan beberapa kemenangan penting di ajang domestik dan piala.
Masalah besar mengadang FCSB jelang laga krusial ini. Striker utama Daniel Birligea harus menepi akibat akumulasi kartu kuning. Belum lagi absennya Florin Tanase, Mihai Popescu, dan Ionut Cercel yang masih dibekap cedera. Charalambous kemungkinan hanya mengandalkan David Miculescu atau Denis Alibec sebagai ujung tombak tunggal.
Di kubu Fenerbahce, bek tangguh Milan Skriniar juga dipastikan absen karena skorsing. Kondisi Jayden Oosterwolde masih diragukan, memaksa rotasi di lini belakang. Meski begitu, kekuatan lini tengah tetap solid dengan duet Fred dan Matteo Guendouzi sebagai pengatur tempo permainan.
Dengan kondisi pertahanan FCSB yang rapuh—kebobolan delapan gol dalam dua laga terakhir—Fenerbahce diprediksi bakal mendominasi pertandingan, meski bermain di kandang lawan. Kualitas individu pemain seperti Marco Asensio dan Youssef En-Nesyri diyakini menjadi pembeda dalam laga krusial ini. (*)



